Siswa Kelas 8 SMPN 1 Surabaya Berusia 13 Tahun, Aktif Menanam dan Merawat Lebih dari 18.200 Bibit Pohon Mangrove di Pesisir Surabaya

Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto, siswa kelas 8 SMPN 1 Surabaya berusia 13 tahun, aktif menanam dan merawat lebih dari 18.200 bibit pohon Mangrove di pesisir Surabaya sebagai inisiator gerakan konservasi Mangrove Warrior.
Inisiatif Mangrove Warrior
Gerakan ini kolaborasi dengan petani tambak Wonorejo, Wahana Visi Indonesia, dan komunitas sekolah, menargetkan 25.000 bibit akhir 2025 serta 40.000 pada 2026 di lokasi Gunung Anyar, Wonorejo, dan Keputih. Harley pilih enam jenis mangrove seperti Rhizophora mucronata yang cocok untuk tanah pesisir Surabaya, cegah abrasi, banjir, dan tsunami.
Dampak dan Pengakuan
SMPN 1 Surabaya jadi sekolah pertama di Indonesia dengan program pembudidayaan mangrove, tarik siswa Korea Selatan untuk belajar ekosistemnya. Harley juga kembangkan produk olahan mangrove untuk ekonomi kreatif bersama pegiat Kalpataru Lulut Sri Yuliani.
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida