Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Rusia

Seka one Seka one
1 bulan yang lalu

Perusahaan aluminium Rusia Rusal berencana merekrut 50 lulusan SMK terbaik Indonesia untuk pelatihan di Rusia, dengan gaji potensial hingga Rp43 juta per bulan setelah lulus program.

Peserta akan menjalani 1 tahun belajar bahasa Rusia dan 1 tahun pelatihan teknis di bidang konstruksi, permesinan, material, transportasi, serta energi listrik. Setelahnya, mereka dapat kontrak kerja 5 tahun di Rusia atau proyek lokal (skema 25:25), dengan syarat capai grade 6 standar Rusia.


Kementerian P2MI di bawah Mukhtarudin restui inisiatif ini sebagai bagian "Quick Win" Prabowo Subianto untuk "SMK Go Global", termasuk penyesuaian kurikulum vokasi pengelasan. Rekrutmen dimulai Mei 2026, pemberangkatan September 2026 via MoU dengan Rusia.

Seka one Seka one
1 bulan yang lalu

Rusia, melalui Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, menyatakan bahwa Greenland bukan bagian alami dari Denmark, melainkan wilayah hasil penaklukan kolonial. Pernyataan ini disampaikan pada konferensi pers di Moskow pada 20 Januari 2026, di tengah ketegangan akibat keinginan Presiden AS Donald Trump untuk menguasai Greenland demi kepentingan keamanan nasional.

Lavrov menegaskan Greenland bukan bagian inheren dari Denmark atau Norwegia, meskipun penduduknya kini teradaptasi. Rusia menyangkal ambisi mengendalikan wilayah tersebut dan menekankan tidak ikut campur.

Trump mengancam tarif impor terhadap Eropa yang menolak rencana pengambilalihan Greenland, memicu perdebatan di NATO. Sebelumnya, Kremlin mengakui status hukum Greenland sebagai bagian Denmark, tapi situasi kini disebut "sangat kontroversial".

Rusia tampak memanfaatkan konflik AS-Eropa untuk melemahkan NATO, bukan secara eksplisit mendukung Trump. Lavrov justru menegaskan Rusia tidak punya agenda atas Greenland, meskipun pernyataannya mengkritik ikatan kolonial Denmark.

Seka one Seka one
1 bulan yang lalu

Stasiun radio misterius UVB-76 Rusia, dikenal sebagai "radio kiamat" atau "The Buzzer", kembali aktif dengan siaran Pesan Berkode di tengah ketegangan geopolitik global pada akhir 2025. Siaran ini memicu spekulasi karena pola pesannya meningkat saat konflik seperti perang Ukraina atau gesekan NATO-Rusia, meski fungsi pastinya tetap rahasia militer.​​

Radio ini beroperasi sejak 1970-an, memancarkan dengungan monoton 24 jam yang sesekali terganggu pesan suara berisi nama, angka, atau kata seperti "Latvia" (negara NATO) pada November 2025. Ahli menduga terkait Pasukan Strategis Rusia untuk komando nuklir "Dead Hand" yang otomatis balas jika Kremlin diserang, meski tak ada bukti peluncuran langsung.​​

Lonjakan pesan terbaru (hingga 10 sinyal) terjadi usai keheningan sementara, bertepatan dengan insiden drone Rusia-Polandia dan ancaman Baltik, memicu kewaspadaan NATO. Analis seperti Mikhail Sokolov menyebut ini sinyal kesiagaan, bukan deklarasi perang, tapi cukup untuk teori konspirasi di media sosial.​​

 

Source: @fakta_hariini

Seka one Seka one
1 bulan yang lalu

Korea Utara melalui Kim Jong-un menyatakan dukungan tanpa syarat dan kesetiaan abadi terhadap kebijakan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam surat balasan yang dikirim pada 8 Januari 2026. Pernyataan ini disampaikan melalui Korean Central News Agency (KCNA) sebagai tanggapan atas surat ucapan selamat dari Putin, kemungkinan terkait ulang tahun Kim.​

 
Isi Surat Kim
Kim menjanjikan akan "sepenuhnya menghormati dan tanpa syarat mendukung semua kebijakan serta keputusan" Putin, serta siap "selalu berdiri bersama Anda dan Rusia" dengan komitmen yang "konstan dan permanen". Ia juga menekankan hubungan persahabatan sebagai "yang paling berharga" dan mendorong kerjasama erat di berbagai bidang sesuai strategi kemitraan komprehensif kedua negara.​


Konteks Hubungan Bilateral
Hubungan Korea Utara-Rusia semakin erat sejak penandatanganan perjanjian kemitraan strategis pada tahun 2024, termasuk dukungan militer timbal balik. Korea Utara telah mengirimkan ribuan pasukan untuk mendukung Rusia dalam konflik Ukraina, dengan laporan intelijen Korsel menyebutkan sekitar 15.000 tentara dan korban jiwa hingga 2.000. Pertukaran surat ini memperkuat aliansi di tengah tekanan Geopolitik Global.

 

Seka one Seka one
2 bulan yang lalu

Rusia meluncurkan rudal hipersonik Oreshnik dalam serangan besar-besaran terhadap wilayah Ukraina, termasuk Lviv yang berdekatan dengan perbatasan Polandia (anggota NATO) pada 8 Januari 2026.​

 
Detail Serangan
Serangan ini merupakan penggunaan kedua rudal Oreshnik setelah Dnipro pada November 2024, ditembakkan dari Kapustin Yar dekat Laut Kaspia menargetkan infrastruktur strategis seperti fasilitas gas bawah tanah dan bengkel militer di Lviv. Rekaman CCTV menunjukkan proyektil terang menghantam target, menyebabkan kerusakan beton dan kawah di area hutan.​

 
Respons Internasional
Moskow menyebutnya balasan atas dugaan serangan drone Ukraina ke kediaman Putin (yang dibantah Kyiv dan AS), sementara Menteri Luar Ukraina Andriy Sybiha menyebut ancaman serius bagi NATO. Kepala kebijakan luar negeri UE Kaja Kallas dan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengutuk sebagai eskalasi jelas.

 

Seka one Seka one
2 bulan yang lalu

Deklarasi bersama Prancis dan Inggris untuk mengerahkan pasukan multinasional ke Ukraina pasca-gencatan senjata, yang didukung koalisi Barat termasuk NATO, memicu kecaman keras dari Rusia. Moskow menyebutnya sebagai "poros perang" provokatif yang berisiko memicu Perang Dunia III, dengan sekutu Putin seperti Viktor Medvedchuk memperingatkan konsekuensi global.

​​
Respons Rusia
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan semua fasilitas koalisi tersebut akan jadi target militer sah bagi Rusia, menolak keras keterlibatan NATO di Ukraina. Medvedchuk, politikus pro-Kremlin, menyebut deklarasi itu provokasi besar yang sengaja memperpanjang konflik menuju perang dunia.​


Konteks Deklarasi
Kesepakatan dari KTT Paris (6-7 Januari 2026) melibatkan jaminan keamanan, pemantauan teknologi tanpa pasukan AS darat, dan potensi ribuan tentara Prancis-Inggris untuk pertahanan Ukraina. Zelensky menyambutnya sebagai langkah pencegahan agresi Rusia, meski Moskow menuntut konsesi wilayah.

 

 

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

Venezuela memang memiliki cadangan Minyak mentah terbesar di dunia, mencapai sekitar 303 miliar barel. Presiden AS Donald Trump, setelah operasi militer yang menggulingkan Nicolás Maduro, menyatakan niat mengendalikan cadangan tersebut untuk kemitraan ekonomi. Analis Homayoun Falakshahi dari Kpler menyoroti hambatan hukum dan politik sebagai rintangan utama bagi perusahaan minyak.​
Cadangan Minyak Venezuela
Cadangan terbukti Venezuela sekitar 303 miliar barel, melampaui Arab Saudi dan Iran, setara 17% dari total global. Namun, produksi harian hanya sekitar 1 juta barel per hari akibat sanksi, underinvestment, dan infrastruktur rusak.
Aksi Trump Pasca Maduro
Trump mengumumkan pengambilalihan sementara kendali Venezuela hingga transisi aman, termasuk penangkapan Maduro atas tuduhan narkoba. Ia berikrar memanfaatkan minyak untuk membuat Venezuela "kaya dan mandiri" melalui kemitraan AS.​
Hambatan Hukum Politik
Perusahaan minyak butuh kesepakatan dengan pemerintah baru Venezuela, yang belum stabil pasca-Maduro. Risiko investasi miliaran dolar tinggi karena ketidakpastian politik, sanksi AS yang masih berlaku, dan blokade tanker. Kpler dan pakar lain sebut butuh waktu hingga satu dekade untuk peningkatan produksi signifikan.

 

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

China memang marah besar atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS di bawah perintah Presiden Donald Trump, dan mendesak pembebasan segera. China menyebut aksi militer AS sebagai pelanggaran hukum internasional dan hegemoni yang merusak kedaulatan Venezuela. Reaksi serupa datang dari pemimpin Amerika Selatan seperti Kolombia dan Brasil.
Reaksi China
Kementerian Luar Negeri China menyatakan keheranan mendalam atas penangkapan Maduro dan istrinya Cilia Flores melalui operasi militer AS di Caracas. Beijing mengecam AS atas "tindakan sembrono" yang melanggar Piagam PBB, serta mendesak hentikan upaya destabilisasi pemerintahan Venezuela melalui dialog. Ini merupakan pernyataan kedua China sejak Trump mengumumkan penangkapan pada akhir pekan lalu.
Respons Amerika Selatan
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam aksi AS sebagai agresi terhadap kedaulatan Venezuela dan Amerika Latin, sambil mempersiapkan perbatasan untuk kemungkinan pengungsi. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyebutnya sebagai preseden berbahaya yang melanggar hukum internasional, mengancam perdamaian kawasan. Presiden Chile Gabriel Boric juga menyatakan kekhawatiran serius dan mendukung resolusi damai.
Latar Belakang Penangkapan
Operasi militer AS dilakukan secara mendadak setelah persiapan berbulan-bulan, menangkap Maduro atas tuduhan narkoba dan senjata; ia kini ditahan di New York menunggu sidang. Beberapa warga Caracas merayakan akhir rezim Maduro, meski dunia bereaksi campur aduk. Rusia dan Iran juga mengecam, sementara sekutu Trump di AS memuji operasi tersebut.

 

 

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

Klaim Rusia mengenai dugaan serangan drone terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin memicu ketegangan baru dalam konflik Rusia–Ukraina. Pemerintah Rusia menyatakan bahwa rumah Presiden Putin di wilayah Novgorod menjadi sasaran serangan 91 drone Ukraina pada 29 Desember 2025. Moskow mengklaim seluruh drone tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai target. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, drone-drone tersebut membawa bahan peledak berkekuatan tinggi dan diduga dipandu oleh sistem satelit milik NATO. Rusia secara terbuka menuding Ukraina sebagai pelaku, serta menyebut adanya keterlibatan negara-negara Barat, termasuk Inggris. Kremlin bahkan menyebut insiden ini sebagai “aksi teroris” dan menganggapnya sebagai serangan langsung terhadap kepala negara Rusia. Meski demikian, Rusia menolak mempublikasikan bukti visual terkait dugaan serangan tersebut. Pihak Kremlin beralasan seluruh drone telah dihancurkan di udara, sehingga tidak ada rekaman yang dapat ditunjukkan kepada publik. Sebagai respons politik dan militer, Rusia mengumumkan pengiriman rudal nuklir Oreshnik ke Belarus, yang dipandang sebagai langkah demonstratif untuk menunjukkan kekuatan dan kesiapan strategisnya. Presiden Vladimir Putin juga dilaporkan menghubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam komunikasi tersebut, Putin memperingatkan bahwa serangan terhadap wilayah atau simbol kepemimpinan Rusia tidak akan dibiarkan tanpa balasan, meskipun Moskow tidak merinci bentuk respons lanjutan yang dimaksud. Di sisi lain, Ukraina dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut klaim Rusia sebagai fabrikasi yang tidak disertai bukti konkret. Kyiv menegaskan bahwa pasukannya tidak terlibat dalam serangan terhadap kediaman Presiden Rusia dan menantang Moskow untuk menunjukkan verifikasi independen atas insiden itu. Ukraina juga menyatakan telah membahas isu tersebut dalam komunikasi dengan Amerika Serikat. Hasil pembahasan itu, menurut Kyiv, menyimpulkan bahwa tidak ada dasar kuat yang mendukung klaim Rusia. Sejumlah media Barat dan negara sekutu Ukraina turut mempertanyakan narasi Moskow, terutama karena ketiadaan bukti visual dan konfirmasi dari pihak ketiga yang independen. Keraguan serupa disampaikan oleh Prancis. Pemerintah Prancis menyatakan hingga kini belum menemukan bukti kuat yang mengonfirmasi bahwa kediaman Presiden Putin benar-benar diserang oleh drone Ukraina. Pernyataan ini semakin menambah perbedaan versi atas insiden yang diklaim Rusia tersebut.

Hingga saat ini, klaim serangan drone terhadap kediaman Presiden Putin masih menjadi perdebatan internasional. Ketegangan yang muncul menunjukkan rapuhnya situasi keamanan dan diplomasi di tengah konflik Rusia–Ukraina yang terus berlanjut, dengan risiko eskalasi yang kian sulit diprediksi.

 

Video:SINDOnews.com

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

Presiden Prabowo Subianto memang aktif mendorong modernisasi alutsista TNI melalui Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pertahanan negara. Salah satu langkah terbaru adalah penjajakan pembelian 12 unit Helikopter Mil Mi-8 dan Mi-17 dari Rusia sebagai bagian dari program penguatan armada helikopter.[2]

 

## Latar Belakang Modernisasi

Pemerintahan Prabowo fokus pada pembaruan alutsista sepanjang 2025, termasuk pembelian Airbus A400M, rudal KHAN dari Turki, dan penambahan brigade infanteri teritorial. Upaya ini bertujuan menangkal ancaman modern seperti serangan siber dan drone, serta meningkatkan kemampuan operasional TNI di wilayah luas Indonesia.[1][3][5]

 

## Detail Pembelian Helikopter

Kontrak 12 unit Mi-8/Mi-17 merupakan tahap awal atau "fast track" dari rencana ambisius 200 helikopter baru mulai 2026, yang difokuskan untuk misi kemanusiaan dan respons bencana. Helikopter ini dipilih karena keandalannya di medan ekstrem, kemudahan perawatan, dan kesesuaian dengan geografi Indonesia yang bergunung dan berpula-pulau.[4][2]

 

## Dampak Strategis

Penguatan armada Mi-8/17 akan meningkatkan fleksibilitas TNI, terutama untuk operasi di daerah terpencil, sambil melengkapi akuisisi lain seperti drone Anka dan T-50i Golden Eagle. Langkah ini menandai komitmen konkret pemerintah dalam membangun fondasi pertahanan nasional yang lebih kuat.[7][8][2]

 

[1](https://www.youtube.com/watch?v=e4ilFpD_tRY)

[2](https://www.youtube.com/watch?v=IIYuZsRne60)

[3](https://www.antaranews.com/berita/4758993/ksau-presiden-prabowo-berperan-dalam-modernisasi-alutsista-tni-au)

[4](https://nasional.kontan.co.id/news/presiden-prabowo-umumkan-beli-200-helikopter-baru-kemanusiaan-atau-perang)

[5](https://www.youtube.com/watch?v=p4nX-3eFAtA)

[6](https://www.facebook.com/HeadlinenewsPemalang/posts/presiden-prabowo-subianto-mengumumkan-rencana-ambisius-pemerintah-untuk-memodern/1509913900566853/)

[7](https://www.cnbcindonesia.com/research/20251019103515-128-677155/ini-deretan-alutsista-canggih-yang-dibeli-di-tahun-pertama-prabowo)

[8](https://www.kemhan.go.id/2025/10/20/satu-tahun-capaian-pemerintah-indonesia-di-sektor-pertahanan.html)

[9](https://www.youtube.com/watch?v=TYu9MNLZplY)

[10](https://www.kemhan.go.id/roinfohan/wp-content/uploads/2021/05/3.-WIRA-OKTOBER-NOVEMBER-2020-COVER.pdf)