Manchester United

Putra sulung Wayne Rooney, Kai Rooney, disebut tinggal menunggu lulus sekolah sebelum bisa menandatangani kontrak profesional dari Manchester United dengan nilai sekitar 50.000 euro per tahun atau lebih dari Rp800 juta.
Laporan media menyebut Man United menyiapkan kontrak profesional pertama untuk Kai dengan gaji sekitar 50.000 euro (sekitar Rp844 juta) per tahun, plus signing-on fee, setelah ia menyelesaikan pendidikannya. Saat ini Kai berusia 16 tahun, dan diperkirakan lulus sekolah pada sekitar Juni–Agustus 2026; setelah itu beasiswa satu tahun yang ditawari klub akan bisa naik kelas menjadi kontrak profesional tiga tahun.
Kai sudah beberapa tahun memperkuat akademi MU, kini bermain di tim U‑18 dan dilaporkan tampil cukup menonjol sebagai penyerang sayap kiri ber-kaki kiri. Ia termasuk dalam kelompok 14 pemain muda yang dinilai “sangat kuat” dan ditawari paket kontrak baru oleh MU, bersama Jacey Carrick, putra Michael Carrick.
Syarat utama agar ia bisa mulai menerima gaji penuh sebagai pemain profesional adalah tuntasnya pendidikan sekolahnya, baru kemudian statusnya berubah menjadi pemain penuh waktu. Laporan menyebut keluarga Rooney belum 100 persen memutuskan apakah akan langsung menerima tawaran ini, namun peluang Kai mengikuti jejak sang ayah di level profesional terbuka sangat lebar.

Alejandro Garnacho, mantan pemain Manchester United yang kini bermain untuk Chelsea, menyindir klub lamanya di media sosial jelang laga Chelsea vs Arsenal di Piala Carabao. Ia unggah pernyataan meremehkan kesulitan bermain di Old Trafford, dengan kalimat "Semua orang tahu betapa sulitnya bermain di sana. Jika Manchester United bisa menang di Emirates, kami juga bisa," yang memicu backlash fans Setan Merah.
Chelsea kalah 2-0 dari Arsenal pada 4 Februari 2026, tersingkir dari turnamen, sehingga sindiran Garnacho langsung dibalas fans MU dengan ejekan "karma dibayar cash" di X dan Instagram. Banyak meme beredar sindir Garnacho yang gagal dan masa sulitnya di MU sebelum pindah pada 2025 akibat konflik dengan pelatih Ruben Amorim.
Sindiran ini muncul pasca kegagalan Garnacho di MU, di mana ia minim menit bermain musim 2025/26 dan dikucilkan setelah reaksi frustasi di final Europa League. Kini di Chelsea, performanya belum impresif, tambah kontroversi ini.

Sir Alex Ferguson memilih empat pemain terbaik Manchester United yang pernah ia latih dengan kriteria ketat "kelas dunia", mengecualikan ikon seperti David Beckham dan Wayne Rooney meskipun kontribusi besar mereka. Pilihan ini menekankan kemampuan individu mengubah jalannya pertandingan secara instan, bukan sekadar ikon klub.
Cristiano Ronaldo: Pencetak gol produktif dengan 42 gol musim 2007/08, pemenang Ballon d'Or pertama United di era Ferguson, dan kunci treble 1999.
Eric Cantona: Raja lini depan yang memicu kebangkitan United awal 90-an, memenangkan empat gelar Liga dalam lima musim.
Ryan Giggs: Rekor penampilan terbanyak, 13 gelar Liga, ikon winger abadi dengan loyalitas luar biasa.
Paul Scholes: Gelandang jenius dari akademi, dikenal visi dan passing mematikan, pemenang 11 gelar Liga.
Ferguson menilai Beckham hebat tapi lebih ke popularitas global daripada dampak lapangan murni, sementara Rooney meski top skor sejarah klub kurang konsisten di level tertinggi. Pernyataan ini memicu debat fans, tapi mencerminkan standar tinggi sang legenda selama 26 tahun di Old Trafford.

Bruno Fernandes menyampaikan pesan hangat untuk Casemiro yang akan meninggalkan Manchester United pada akhir musim 2025/26, setelah Casemiro mengonfirmasi kepergiannya via Instagram pada 22 Januari 2026. Pesan singkat Fernandes berbunyi "Was a pleasure playing alongside you ❤️" di kolom komentar unggahan Casemiro.
Casemiro memilih hengkang saat kontraknya habis Juni 2026, menolak opsi perpanjangan satu tahun demi keluar di puncak performa setelah 146 penampilan, 21 gol, dan 13 assist. Ia berjanji beri segalanya selama empat bulan tersisa dan sebut diri "Forever a Red Devil".
Kedua gelandang ini bermain bersama 132 kali sejak Casemiro gabung 2022, raih Carabao Cup dan FA Cup, dengan Fernandes sebagai kapten yang pertama beri dukungan publik. Pesan ini jadi simbol persaudaraan di tengah transisi skuad United.

Jose Mourinho melontarkan Sindiran Pedas kepada mantan klubnya, termasuk Manchester United dan Real Madrid, atas keputusan merekrut pelatih muda tanpa rekam jejak prestasi signifikan. Kritik ini disampaikan pelatih Benfica saat konferensi pers usai kekalahan dari Juventus di Liga Champions pada 22 Januari 2026.
Sindiran Mourinho menyasar empat klub besar yang pernah ia latih: Manchester United (Michael Carrick, 44 tahun, interim), Real Madrid (Alvaro Arbeloa, 43 tahun, interim), Chelsea (Liam Rosenior, 41 tahun), dan Inter Milan (Cristian Chivu, 45 tahun). Ia menyebut penunjukan pelatih "tanpa sejarah dan prestasi" di klub elit sebagai "kejutan nyata", berbeda dengan klub Italia seperti AC Milan atau Juventus yang memilih pelatih berpengalaman.
Mourinho menyoroti pencapaiannya sendiri, seperti tiga trofi di Manchester United yang dianggap "bencana" oleh sebagian pihak, untuk membandingkan standar penilaian. Pernyataan ini muncul di tengah situasi sulit klub-klub tersebut musim 2025-2026, termasuk pemecatan Ruben Amorim di United dan Xabi Alonso di Madrid.

Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari kursi manajer secara cukup mengejutkan, meski tekanan terhadapnya sebenarnya sudah menggunung dalam beberapa pekan terakhir. Pemecatan diumumkan pada Senin, 5 Januari 2026, tak lama setelah hasil-hasil buruk di Liga Inggris.
Kapan dan situasinya
- Pengumuman pemecatan dilakukan pada Senin, 5 Januari 2026, setelah hasil imbang 1–1 melawan Leeds United di Liga Inggris.
- Saat dipecat, MU berada di posisi keenam klasemen sementara Premier League 2025/2026 dan dinilai manajemen butuh “perubahan” untuk mengejar posisi setinggi mungkin.
Alasan utama pemecatan
- Performa tim dinilai tidak memadai: musim 2025/2026, MU hanya menang 8 dari 20 laga liga, dengan tujuh imbang dan lima kekalahan, plus sudah tersingkir dari Piala Liga.
- Posisi di klasemen (peringkat keenam) dianggap tidak sesuai target klub dan jadi alasan resmi bahwa ini “waktu yang tepat untuk melakukan perubahan”.
Rekam jejak Amorim di MU
- Amorim ditunjuk pada November 2024 menggantikan Erik ten Hag, memimpin sekitar 63 pertandingan sebelum akhirnya didepak.
- Ia gagal mempersembahkan trofi; pencapaian terbaiknya hanya runner-up Liga Europa 2024/2025, sementara di liga MU bahkan sempat gagal menembus 10 besar pada musim sebelumnya.
Faktor non-taktis: komentar dan dinamika internal
- Sejumlah laporan menyebut komentar pedas Amorim soal perannya, soal dewan klub, dan soal kritik Gary Neville ikut memanaskan suasana sebelum keputusan pemecatan keluar.
- Ada juga sorotan pada rencana kerja Amorim yang disebut hanya “18 bulan”, yang menimbulkan keraguan terhadap proyek jangka panjang MU di bawahnya.
Setelah Amorim dipecat
- MU dalam berbagai laporan disebut sudah menyiapkan atau mempertimbangkan beberapa kandidat pengganti, meski belum tentu langsung menunjuk manajer permanen dan berpotensi memakai pelatih interim terlebih dulu.
- Fokus manajemen kini adalah menyelamatkan musim 2025/2026, memaksimalkan peluang naik peringkat di liga, dan menata ulang proyek jangka panjang pasca-Amorim.
Pewarta Nusantara, 17 Januari 2025 – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan apresiasi terhadap bakat luar biasa yang dimiliki pemain muda Alejandro Garnacho. Meski begitu, Amorim menekankan bahwa Garnacho masih perlu bekerja keras untuk menyempurnakan permainannya, terutama dalam aspek taktik dan transisi.
Garnacho Mendapatkan Perhatian dari Amorim
Dalam konferensi pers terbaru, Amorim mengungkapkan pandangannya tentang perkembangan Garnacho. “Dia adalah pemain dengan bakat luar biasa, tetapi ada beberapa hal yang harus ia tingkatkan, terutama pemahaman taktik dan kontribusi ketika tim tidak menguasai bola,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Performa Mengesankan di Laga Melawan Arsenal
Pujian untuk Garnacho juga datang setelah penampilan gemilangnya saat menghadapi Arsenal di ajang Piala FA. Pemain muda ini memberikan assist penting untuk gol Bruno Fernandes, menunjukkan potensinya sebagai pemain kunci di masa depan.
Amorim menambahkan bahwa Garnacho terus menunjukkan progres positif di setiap sesi latihan. Dengan performa yang konsisten, ia membuka peluang besar untuk kembali mengisi posisi starter dalam laga mendatang melawan Southampton.
Dengan usia yang masih muda dan dukungan penuh dari sang manajer, Alejandro Garnacho diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting bagi Manchester United dalam waktu dekat.
Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Berita terkini menyebutkan bahwa Sofyan Amrabat telah menjadi sorotan Manchester United selama beberapa pekan terakhir.
Namun, hingga saat ini, usaha The Red Devils untuk meyakinkan Fiorentina agar melepas sang pemain tampaknya belum membuahkan hasil.
Mahmoud El Boussati, agen yang mewakili Sofyan Amrabat, memberikan peringatan serius kepada Manchester United.
Dia mengungkapkan bahwa beberapa klub juga telah menunjukkan minat untuk mendatangkan kliennya yang tengah bersinar.
"Dalam saat-saat seperti ini, Sofyan mendapat perhatian dari beberapa tim. Namun, dia harus membuat keputusan yang tepat," ucap El Boussati seperti yang dikutip dari laman Football Italia.
"Kini, dia masih berstatus sebagai pemain Fiorentina dan telah aktif dalam sesi latihan pra-musim sejak hari Senin minggu lalu," tambahnya.
Lebih lanjut, El Boussati menyatakan keyakinannya bahwa Amrabat kemungkinan besar akan meninggalkan Fiorentina tahun ini.
Setelah tiga tahun setia membela La Viola, Amrabat siap untuk melangkah ke babak berikutnya dalam kariernya.
"Jika ada tawaran menarik yang datang, Sofyan siap untuk melangkah lebih jauh. Saya percaya Fiorentina juga tidak akan keberatan melepaskannya."
"Saat ini, kami telah menerima beberapa tawaran. Sekitar tiga atau empat penawaran sedang kami pertimbangkan," tandas El Boussati.
Prestasi gemilang Sofyan Amrabat bersama timnas Maroko di Piala Dunia 2022 telah membuat namanya semakin dikenal.
Akibatnya, Fiorentina menilai pemainnya ini dengan harga yang cukup tinggi, yakni antara 30 hingga 40 juta euro.
Amrabat yang memiliki talenta luar biasa dan kualitas bermain yang menonjol, tampaknya menjadi incaran beberapa klub besar.
Salah satunya adalah Manchester United, yang berusaha keras untuk mendatangkan pemain yang tengah naik daun ini. Meskipun demikian, Fiorentina belum sepenuhnya yakin untuk melepas Amrabat dari skuad mereka.
Sementara itu, agen Amrabat, Mahmoud El Boussati, telah memberikan peringatan kepada Manchester United bahwa ada pilihan lain yang sedang dipertimbangkan oleh klien mereka.
Beberapa klub lain juga telah menunjukkan minat untuk merekrut pemain muda ini, dan Sofyan Amrabat sendiri siap untuk melangkah ke langkah berikutnya dalam kariernya.
Sebagai pemain inti Fiorentina, Amrabat telah menunjukkan penampilan mengesankan selama beberapa musim terakhir, dan hal ini menjadikannya salah satu pemain paling menarik di pasar transfer.
Dengan minat yang terus berkembang dari beberapa klub, masa depannya di sepak bola Eropa nampaknya semakin menarik untuk disimak.
Kini, tinggal menunggu dan melihat ke mana arah perjalanan Amrabat akan membawanya, apakah tetap bertahan di Fiorentina atau berangkat menuju klub baru yang menanti dengan tangan terbuka. (*Ibs)
Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Nama Andre Onana belakangan menjadi sorotan setelah Manchester United berhasil mendapatkannya dari Inter Milan.
Kiper anyar Setan Merah ini mengaku bahwa keputusannya untuk bermain sepak bola terinspirasi oleh abangnya, Nnana Onana, yang pernah berkarier di Indonesia.
Dalam video wawancara terbaru, Andre menceritakan bagaimana abangnya menjadi sumber inspirasi dan membuatnya membulatkan tekad untuk menggeluti karier sebagai seorang kiper.
Dalam wawancara tersebut, Andre Onana mengungkapkan bahwa orang tuanya awalnya ingin fokus pada pendidikannya, namun abangnya, Nnana Onana, memberikan pengaruh besar baginya.
Nnana pernah mendapatkan kontrak sepak bola dari Jakarta, Indonesia, dan bermain untuk klub Persik dan Persikad Depok.
Melihat kebahagiaan abangnya selama berkarier di Indonesia, Andre merasa yakin bahwa dia juga bisa merasakan bahagia dalam perjalanan karier sepak bola yang dijalaninya.
Keputusan Andre Onana untuk mengikuti jejak abangnya menjadi sebuah pilihan yang mengubah hidupnya. Kini, dia merasa bahagia dan bersemangat memulai perjalanan barunya bersama Manchester United.
Pengalaman abangnya di Indonesia membuka matanya tentang kesempatan dan tantangan yang bisa dihadapi dalam dunia sepak bola.
Dengan semangat dan dedikasinya, Andre Onana siap memberikan yang terbaik untuk klub barunya dan meneruskan jejak suksesnya sebagai kiper profesional. (*Ibs)
Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Manchester United tengah gencar mencari penyerang tengah sebagai prioritas utama mereka di Bursa Transfer musim panas ini.
Salah satu target utama mereka adalah Rasmus Hojlund, pemain muda berusia 20 tahun dari Atalanta. Meskipun Atalanta secara terbuka meminta hampir 100 juta euro untuk Hojlund, laporan menyebutkan bahwa mereka bersedia menerima tawaran sekitar 70 juta euro.
Namun, United belum siap untuk memenuhi permintaan seperti itu saat ini. Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan keinginannya untuk mempertahankan Hojlund di klub, mengatakan bahwa pemain tersebut merasa nyaman di sana.
Namun, Gasperini juga menyadari bahwa dalam sepakbola, kadang-kadang ada pilihan yang harus dibuat dan pertimbangan keuangan menjadi faktor penting. Jika ada tawaran besar yang datang, Atalanta akan sulit menolaknya.
Meskipun mereka berharap bisa mendapatkan kesepakatan yang memuaskan untuk pemain muda mereka. Manchester United dilaporkan ingin mencapai kesepakatan untuk merekrut Rasmus Hojlund dengan tawaran sebesar 60 juta euro.
Baca Juga; Aston Villa Resmi Rekrut Moussa Diaby dari Leverkusen sebagai Pemain Termahal Klub
Namun, Atalanta bertekad untuk mendapatkan 10 juta euro lebih dari penawaran tersebut, mengingat performa impresif Hojlund musim lalu. Penyerang muda itu mencetak sepuluh gol dan memberikan empat assist dari 34 penampilan di semua kompetisi.
Meskipun United telah mencoba menurunkan harga dengan menawarkan salah satu pemain mereka sebagai bagian dari kesepakatan, upaya tersebut telah ditolak oleh Atalanta, sehingga proses negosiasi masih berlanjut. (*Ibs)