Mangrove

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk aktif menjaga lingkungan melalui tujuh inisiatif berkelanjutan yang mencakup pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan e-waste, restorasi terumbu karang, penanaman pohon, konservasi Mangrove, serta revitalisasi sarana air bersih. Program GoZero% menjadi payung utama inisiatif ini, mendukung ESG dengan kolaborasi regional seperti di Bandung dan Yogyakarta.
Inisiatif Unggulan
GoZero% Innovation Festival menampilkan solusi seperti EcoQuest (Smart Bin circular economy), Greenti (green office dengan biopori dan vertical garden), serta daur ulang kabel fiber optik. Program TESA menanam 150 pohon endemik di Cianjur dan 5.000 bibit mangrove melalui TJSL Regional III.
Dampak Lingkungan
Inisiatif ini berkontribusi pada SDGs 13 (perubahan iklim) dan 15 (ekosistem daratan), dengan aksi reboisasi lereng Bukit Klangon serta rehabilitasi ekosistem laut. Telkom menargetkan implementasi nyata untuk karyawan dan masyarakat demi kelestarian jangka panjang.

Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto, siswa kelas 8 SMPN 1 Surabaya berusia 13 tahun, aktif menanam dan merawat lebih dari 18.200 bibit pohon Mangrove di pesisir Surabaya sebagai inisiator gerakan konservasi Mangrove Warrior.
Inisiatif Mangrove Warrior
Gerakan ini kolaborasi dengan petani tambak Wonorejo, Wahana Visi Indonesia, dan komunitas sekolah, menargetkan 25.000 bibit akhir 2025 serta 40.000 pada 2026 di lokasi Gunung Anyar, Wonorejo, dan Keputih. Harley pilih enam jenis mangrove seperti Rhizophora mucronata yang cocok untuk tanah pesisir Surabaya, cegah abrasi, banjir, dan tsunami.
Dampak dan Pengakuan
SMPN 1 Surabaya jadi sekolah pertama di Indonesia dengan program pembudidayaan mangrove, tarik siswa Korea Selatan untuk belajar ekosistemnya. Harley juga kembangkan produk olahan mangrove untuk ekonomi kreatif bersama pegiat Kalpataru Lulut Sri Yuliani.