Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Film

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan pencapaian spektakuler di bioskop Tanah Air. Hanya dalam waktu 28 hari penayangan, film komedi ini berhasil meraih 9,1 juta penonton, melampaui performa Film pertamanya, Agak Laen, yang membutuhkan 98 hari untuk mencapai angka serupa.

 

Berdasarkan data terkini, Agak Laen 2 kini resmi bertengger di posisi ketiga daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, tepat di bawah Jumbo dan KKN di Desa Penari. Pencapaian ini menegaskan daya tarik kuat sekuel tersebut di tengah persaingan film domestik maupun impor.

 

Peringkat Film Indonesia Terlaris

 

Saat ini, daftar tiga besar film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak masih dipimpin oleh Jumbo dengan 10.233.002 penonton, disusul KKN di Desa Penari yang mengumpulkan 10.061.033 penonton. Agak Laen 2 berada di posisi ketiga dengan 9.127.000 penonton, unggul tipis dari film pertamanya yang mencatat 9.126.607 penonton dan kini turun ke posisi keempat.

 

Peluang Pecahkan Rekor

 

Dirilis pada 27 November 2025, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! terus menunjukkan tren kenaikan penonton yang signifikan. Faktor word of mouth yang kuat, humor yang mudah diterima lintas usia, serta momentum libur Natal dan Tahun Baru menjadi pendorong utama lonjakan jumlah penonton.

 

Dengan selisih yang semakin menipis dari dua film teratas, peluang Agak Laen 2 untuk menembus angka 10 juta penonton terbuka lebar. Jika tren positif ini berlanjut hingga akhir masa liburan, film ini berpotensi menggoyang bahkan merebut posisi puncak film Indonesia terlaris sepanjang masa.

 

Kesuksesan Agak Laen 2 sekaligus menjadi sinyal positif bagi industri film nasional, khususnya genre komedi lokal, yang kembali menunjukkan daya saing kuat di tengah dominasi film-film impor.

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

Avatar: Fire and Ash, film terbaru James Cameron, memang diproyeksikan meraup pendapatan global hingga USD 365 juta pada pekan pertama penayangannya, setara sekitar Rp6,09 triliun dengan kurs terkini. Proyeksi ini mencakup USD 90-105 juta dari pasar domestik AS dan USD 250-275 juta dari internasional, meski angka aktual masih berkembang seiring penayangan berlangsung.


Proyeksi Awal Box Office
Perkiraan awal dari Variety menempatkan total global di kisaran USD 340-365 juta untuk akhir pekan pembuka mulai 19 Desember 2025. Beberapa sumber menyebut potensi mencapai USD 380 juta jika performa kuat, tapi preview awal hanya USD 12 juta domestik dan USD 43,1 juta global.


Performa Hari Pertama
Pada hari Jumat pembukaan, film ini meraup sekitar USD 34,3 juta (Rp573 miliar) di Amerika Utara dari 3.800 Bioskop. Di Indonesia, penonton mencapai 761.664 orang hingga Kamis sore dengan 4.462 layar.


Perbandingan Pendahulu

  • Avatar (2009): Pembukaan global USD 232 juta, total USD 2,92 miliar.
  • Avatar: The Way of Water (2022): Pembukaan global USD 441 juta, total USD 2,3 miliar.

Proyeksi ini menempatkan Fire and Ash di antara dua prekuelnya, dengan potensi kenaikan jika legs panjang seperti pendahulunya.

 

sumber: Kumparan

 

 

Pole Vox Pole Vox
2 bulan yang lalu

**Cristiano Ronaldo Dipastikan Tampil di Fast & Furious 11, Dunia Olahraga dan Hiburan Bertemu**

 

Dunia hiburan dan olahraga akhirnya benar-benar beririsan. Megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo dipastikan akan tampil dalam **Fast & Furious 11**, film penutup dari saga balap legendaris yang telah berjalan lebih dari dua dekade.

Kepastian tersebut dikonfirmasi langsung oleh Vin Diesel, produser sekaligus pemeran utama Fast & Furious, melalui unggahan di media sosialnya pada pertengahan Desember 2025. Dalam pernyataannya, Diesel menegaskan bahwa kehadiran Ronaldo bukan sekadar gimmick atau kemunculan singkat, melainkan peran yang secara khusus ditulis untuk sang bintang asal Portugal.

Vin Diesel menyebut Ronaldo sebagai figur autentik yang layak masuk dalam mitologi Fast & Furious. Meski detail karakter yang akan diperankan masih dirahasiakan, pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi luas di kalangan penggemar Film aksi dan sepak bola global.

Keterlibatan Ronaldo dalam Fast & Furious 11 dinilai sejalan dengan ekspansinya ke industri perfilman. Pada 2025, Ronaldo meluncurkan studio produksi film bertajuk **UR.MARV**, menandai keseriusannya membangun karier di luar lapangan hijau. Fast & Furious 11, yang juga dikenal sebagai **Fast X: Part 2**, menjadi proyek film besar pertamanya dalam saga Hollywood berskala global.

Film ini akan menjadi penutup resmi dari waralaba Fast & Furious yang telah eksis lebih dari 20 tahun dan menjadi salah satu seri film aksi tersukses sepanjang masa. Selain Ronaldo, Fast & Furious 11 juga akan menghadirkan reuni sejumlah bintang utama, di antaranya Dwayne Johnson sebagai Luke Hobbs, Jason Statham sebagai Deckard Shaw, Jason Momoa sebagai Dante Reyes, Michelle Rodriguez sebagai Letty Ortiz, serta Jordana Brewster sebagai Mia Torretto

Pengumuman ini disambut antusias oleh penggemar di seluruh dunia. Kehadiran Cristiano Ronaldo tidak hanya memperluas daya tarik film, tetapi juga menegaskan semakin kaburnya batas antara industri olahraga dan hiburan, di mana figur atlet global kini menjadi bagian penting dari narasi sin

ema populer.

Seka one Seka one
2 bulan yang lalu

Film Agak Laen: Menyala Pantiku! mencapai 8.020.744 penonton pada hari ke-21 penayangannya, tepatnya hingga 17 Desember 2025. Prestasi ini diumumkan oleh rumah produksi Imajinari melalui Instagram, menandai kesuksesan sekuel komedi-horor ini di tengah persaingan dengan Avatar: Fire and Ash.​
Performa Box Office
Film ini rilis pada 27 November 2025 dan konsisten meraup ratusan ribu penonton harian, termasuk 206.743 penonton pada 17 Desember meski turun 41% dari hari sebelumnya. Pada hari ke-19, totalnya sudah 7,71 juta penonton, menunjukkan euforia yang masih tinggi.​
Peringkat dan Perbandingan
Agak Laen 2 kini menempati peringkat ke-4 Film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggeser Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (6,85 juta penonton). Dibanding sekuel pertamanya yang butuh 40 hari untuk 8 juta, film ini lebih cepat 19 hari.​
Promosi Lanjutan
Imajinari menggelar promosi roadshow di tiga kota dari 17-31 Desember 2025 untuk menjaga momentum. Ernest Prakasa, CCO Imajinari, kaget dengan ketangguhannya bersaing lawan raksasa Hollywood.

Seka one Seka one
2 bulan yang lalu

Sutradara Hollywood Rob Reiner (78 tahun) dan istrinya Michele Singer Reiner (68 tahun) ditemukan tewas di rumah mewah mereka di kawasan elite Brentwood, Los Angeles, California, pada 14 Desember 2025.​
Penemuan Jasad
Putri mereka, Romy Reiner, menemukan jasad keduanya sekitar pukul 15.30 waktu setempat setelah mendapat panggilan medis, dengan keduanya mengalami luka tusuk berat dan dinyatakan meninggal di tempat. Polisi Los Angeles (LAPD) menyelidiki sebagai pembunuhan (apparent homicide), dibantu Departemen Pemadam Kebakaran.​
Dugaan Pelaku
Putra mereka, Nick Reiner, ditangkap sebagai tersangka utama dengan jaminan Rp60 miliar (US$4 juta); ada laporan pertengkaran singkat antara Rob dan Nick malam sebelumnya. Keluarga meminta privasi melalui pernyataan resmi, sementara LAPD belum mengonfirmasi motif atau detail akhir.​

 

Seka one Seka one
2 bulan yang lalu

Vin Diesel mengonfirmasi bahwa ia telah menyiapkan peran khusus untuk Cristiano Ronaldo di Film terakhir Fast & Furious, yaitu Fast X: Part 2. Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan Instagram pada 14 Desember 2025, di mana Diesel membagikan foto berpelukan dengan Ronaldo sambil menyatakan bahwa tim telah menulis peran untuknya.​
Konteks Pengumuman
Foto tersebut menampilkan keduanya dalam suasana akrab, dengan caption Diesel yang mengisyaratkan keterlibatan Ronaldo dalam "mitologi Fast". Film ini dijadwalkan tayang pada April 2027 dan menjadi penutup franchise yang dimulai sejak 2001.​
Detail Peran Ronaldo
Rincian karakter Ronaldo belum diungkap, tapi ini menjadi debut akting layar lebar bagi bintang sepak bola berusia 40 tahun tersebut, yang dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah. Syuting sempat terganggu kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025.​
Respons Penggemar
Kabar ini langsung viral di media sosial, membandingkan dengan pertemuan Lionel Messi dan Shah Rukh Khan, serta menambah daftar bintang tamu seperti Dwayne Johnson dan Jason Momoa di franchise ini.

Erniyati Khalida Erniyati Khalida
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Yogyakarta - Film Bohemian Rhapsody mencapai kesuksesan luar biasa di box office dengan pendapatan global lebih dari 904 juta dolar AS atau sekitar Rp 13 triliun.

Selain itu, film ini juga mendapatkan pengakuan dalam bentuk penghargaan, termasuk empat penghargaan Academy Awards, termasuk Best Actor untuk Rami Malek.

Rami Malek yang memerankan Freddie Mercury berhasil membawa pulang empat piala Oscar pada tahun 2019 sebagai salah satu pengakuan terbesar dalam industri Film.

Meskipun demikian, kesuksesan yang diraih juga menimbulkan tekanan bagi anggota band Queen dan tim produksi.

Mereka menyadari bahwa sulit untuk mengulangi kesuksesan tersebut, karena tingkat sambutan yang tak terduga dari penonton.

Meskipun demikian, semua orang yang terlibat dalam film ini memberikan dedikasi dan perasaan yang mendalam dalam menciptakannya.

Namun banyak fakta yang belum diketahui terkait film tersebut. Berikut tim Pewarta Nusantara paparkan 12 Fakta menarik Film Bohemian Rhapsody.
12 Fakta Dibalik Kesuksesan Film Bohemian Rhapsody

Film Bohemian Rhapsody

12 Fakta Film Bohemian Rhapsody - Pewarta Nusantara - (Foto: Istimewa)


1. Tak Hanya Sukses Finansial
Prestasi Bohemian Rhapsody tidak terbatas pada kesuksesan keuangan yang dicapainya di box office.

Film ini juga mendapatkan apresiasi dari para kritikus dan meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk empat Academy Awards. Penghargaan Golden Globe juga diraih sebagai Film Drama Terbaik.

Lebih dari itu, kehadiran film Bohemian Rhapsody memberikan semangat baru bagi penggemar Queen. Lagu-lagu mereka menjadi lebih dikenal oleh generasi muda yang menyaksikan film ini di bioskop.

Kesuksesan film ini tidak hanya sebatas aspek finansial semata, tetapi juga menghadirkan dampak emosional dan kultural yang signifikan.
2. Awalnya Bukan Rami Malek
Salah satu fakta menarik tentang film Bohemian Rhapsody adalah bahwa awalnya bukan Rami Malek yang dipilih untuk memerankan Freddie Mercury.

Sasha Baron Cohen sebenarnya menjadi pilihan utama, namun akhirnya digantikan oleh Malek. Keputusan ini mungkin disebabkan oleh perbedaan dalam gaya akting mereka.
3. Sutradara Dipecat
Dalam perjalanan produksi film, sutradara Bryan Singer menghadapi kejadian yang tidak menguntungkan. Ia dipecat dari proyek Bohemian Rhapsody setelah terjadi konflik dengan Rami Malek.

Kejadian ini membuat Dexter Fletcher mengambil alih sebagai sutradara untuk menyelesaikan film ini.
4. Rami Malek Lip Sync
Dalam penampilannya sebagai Freddie Mercury, Rami Malek tidak hanya mengandalkan aktingnya, tetapi juga menggunakan teknik lip sync.

Ini berarti suara Mercury yang legendaris digunakan dalam film ini, menambahkan keaslian pada penampilan Malek.
5. Replika Konser Live Aid 1985
Salah satu momen penting dalam Bohemian Rhapsody adalah penampilan Queen di Konser Live Aid 1985.

Untuk mereproduksi pengalaman itu dengan sempurna, tim produksi menciptakan replika panggung yang akurat hingga detail terkecil. Hal ini menunjukkan tingkat perhatian yang tinggi terhadap autentisitas film.
6. Stadion Wembley Terlihat Realistis
Salah satu fakta menarik tentang film Bohemian Rhapsody adalah pembangunan salinan yang sangat mirip dari Stadion Wembley, tempat diadakannya konser Live Aid pada tahun 1985.

Salinan ini dibangun di sebuah lapangan terbang di London, karena versi asli stadion tersebut tidak lagi ada. Ketika sutradara Live Aid mengunjungi lokasi syuting, dia terkesan dengan akurasi dan keakuratan rekonstruksi tersebut.

Artikel ini awalnya dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul "8 Fakta Menarik Film Bohemian Rhapsody yang Masuk Nominasi Film Terbaik Piala Oscar 2019" oleh Fitriana Andriyani, yang diedit oleh Siti Nurjannah Wulandari.
7. Lagu Queen Jadi Soundtrack
Soundtrack film Bohemian Rhapsody tidak hanya menghadirkan lagu-lagu Queen yang ikonik, tetapi juga mencakup 22 lagu dari perjalanan karier band tersebut.

Musik-musik ini menjadi pengiring yang kuat dalam menggambarkan perjalanan dan kejayaan Queen.
8. Robert De Niro jadi Produser
Tidak hanya sebagai aktor ternama, Robert De Niro juga turut berperan sebagai produser dalam film ini. Keikutsertaannya sebagai produser menambah nilai dan kepercayaan terhadap proyek ini.
9. Dua Personil Queen Ikut Andil
Proses produksi Bohemian Rhapsody tidak hanya melibatkan para aktor, tetapi juga melibatkan dua anggota Queen yang masih hidup, Brian May dan Roger Taylor.

Keduanya turut berkontribusi dalam membawakan cerita tentang Freddie Mercury dan legenda Queen ke layar lebar.
10. Melawan Tradisi, Menghormati Biografi
Bohemian Rhapsody berhasil menghadirkan kisah hidup Freddie Mercury dengan penuh keberanian.

Film ini tidak menghindari aspek sensitif seperti orientasi seksual Mercury dan keterlibatannya dalam perjuangan melawan AIDS.

Meskipun demikian, film ini tetap menjaga keseimbangan untuk memberikan penghormatan kepada biografi Mercury.
11. Pemilihan Judul "Bohemian Rhapsody"
Judul film ini dipilih dengan mempertimbangkan kompleksitas kehidupan Freddie Mercury.

Seperti lagu "Bohemian Rhapsody" yang dibuat dengan konstruksi ide yang rumit, film ini juga mencoba menghadirkan keindahan dan kebesaran karya-karya Queen.
12. Kandidat Pemenang Oscar 2019
Berkat penampilan luar biasa Rami Malek sebagai Freddie Mercury, Bohemian Rhapsody menjadi salah satu kandidat kuat dalam ajang penghargaan Oscar 2019.

Keberhasilan Malek dalam memerankan legenda musik ini menjadikannya favorit untuk meraih penghargaan tersebut.

Demikianlah 12 fakta menarik seputar film Bohemian Rhapsody yang menggambarkan perjalanan karier Freddie Mercury dan kesuksesan Queen.

Baca juga: Bioskop Trans TV Malam ini: Sinopsis dan Pemeran Film Bohemian Rhapsody, Kisah Band Legendaris “Queen”

Film ini memberikan pesan tentang fokus pada tujuan, meraih impian, dan tetap menghargai akar-akar kehidupan.

Bagi mereka yang telah menonton film ini, kami mengundang Anda untuk berbagi ulasan dan kesan Anda di komentar di bawah artikel ini.

 

Erniyati Khalida Erniyati Khalida
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Yogyakarta - Film Bohemian Rhapsody akan tayang di Bioskop Trans TV (2023-06-24) pukul 21.30 WIB. Film ini dibintangi oleh Rami Malek, Lucy Boynton, dan Gwilym Lee.

Dikutip dari IMDb, Bohemian Rhapsody mengisahkan tentang band legendaris Inggris, Queen, dan penyanyi utamanya, Freddie Mercury.

Film ini berfokus pada penampilan terkenal mereka dalam konser Live Aid pada tahun 1985.

Seorang pemuda imigran asal Zanzibar memiliki impian dan bakat menjadi seorang rockstar.

Dia kemudian bertemu dengan musisi lain yang bergabung dengannya membentuk band dan bersama-sama mengejar karir musik mereka.

Namun, konflik muncul ketika egoisme menguasai pikiran mereka, dan pemuda tersebut mencapai titik terendah dalam hidupnya.

Dia akhirnya menyadari pentingnya "keluarga" dalam kehidupannya dan kembali kepada mereka. Pemuda tersebut adalah Freddie Mercury, dan bandnya adalah Queen.

Film "Bohemian Rhapsody" adalah sebuah drama biografi yang menceritakan perjalanan Freddie Mercury membentuk Queen dan penampilan mereka di acara Live Aid pada tahun 1985.

Film ini disutradarai oleh Bryan Singer dan dirilis oleh 20th Century Fox pada tanggal 2 November 2018, dengan pendapatan mencapai 216 juta dolar.

Film ini meraih kesuksesan dalam berbagai ajang penghargaan Film internasional, terutama berkat penampilan akting Rami Malek. Namun, sebagian besar kritikus kurang menyukai hasil akhir dari film ini.

Mengapa hal tersebut terjadi? Berikut adalah ulasan kami untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Sinopsis film ini dimulai dengan persiapan penampilan Queen di konser amal Live Aid tahun 1985.

Kisah kemudian beralih ke awal terbentuknya Queen pada tahun 1970, ketika Farrokh Bulsara, yang kemudian dikenal sebagai Freddie Mercury, menyaksikan penampilan band Smile di sebuah pub.

Setelah penampilan tersebut, Freddie bertemu dengan Mary Austin di belakang panggung untuk bertemu dengan anggota band Smile, yaitu Brian May dan Roger Taylor.

Ternyata, vokalis band Smile baru saja meninggalkan mereka.

Freddie, dengan nama panggungnya, mengambil kesempatan ini dan menawarkan dirinya sebagai vokalis dengan menyanyikan beberapa baris lirik lagu yang langsung direspon dengan harmonisasi oleh Brian.

Mereka setuju untuk mencari bassist tambahan dan bertemu dengan John Deacon.

Freddie menemui Mary di tempat kerjanya, sebuah butik pakaian wanita. Mary membantu merancang penampilan panggung Freddie dengan gaya fashion yang khas.

Mereka mulai tampil di panggung-panggung kecil di Inggris, tetapi Freddie merasa belum puas dengan pencapaian tersebut dan ingin lebih jauh, yaitu merekam lagu. Mereka menjual van mereka untuk mendanai rekaman.

Seorang produser dari EMI mendengar rekaman mereka dan menawarkan kontrak dengan label rekaman tersebut.

Dibawah manajemen John Reid, yang juga merupakan manajer Elton John, Queen melakukan tur di Amerika Serikat dan tampil di acara Top of the Pops dengan lagu hit mereka, "Killer Queen".

Freddie secara resmi mengubah namanya menjadi Freddie Mercury.

Pada tahun 1975, eksekutif EMI menginginkan Queen untuk membuat lagu dengan gaya yang sama seperti "Killer Queen", tetapi Freddie mengusulkan konsep album rock dengan sentuhan opera.

Mereka menghabiskan waktu di studio untuk merekam lagu-lagu dalam album ini, termasuk karya masterpiece mereka, "Bohemian Rhapsody". Namun, eksekutif EMI menolak lagu ini.

Queen tidak menerima keputusan tersebut dan memutuskan untuk meninggalkan label rekaman tersebut.

Freddie meminta radio tertentu untuk memutar lagu tersebut, dan lagu itu kemudian menjadi hit fenomenal yang menjadikan Queen sebagai salah satu band rock terkenal di dunia. Dalam tur yang melelahkan, Freddie terlibat dalam hubungan asmara dengan Paul.

Ketika Mary mengetahui tentang hubungan mereka, ia memutuskan pertunangannya dengan Freddie, tetapi tetap menjadi teman dekatnya.

Bahkan saat Freddie membeli rumah, ia membelikan rumah untuk Mary di sebelahnya.

Ketika memasuki era 1980-an, musik Queen terinspirasi oleh genre disco. Ketegangan dalam band semakin meningkat karena pengaruh Paul terhadap Freddie, yang membuatnya menjauh dari anggota band lainnya.

Paul mengusulkan kontrak album solo bagi Freddie melalui manajer mereka, John Reid, namun Freddie marah dan memecat John Reid.

Hubungan Freddie dengan anggota band semakin renggang ketika video klip "I Want to Break Free" mendapatkan kritik pedas dan semuanya tertuju pada Freddie.

Freddie memutuskan untuk membuat album solo di Munich, dan semakin terjebak dalam dunia yang diciptakan oleh Paul, menjauh dari keluarga, band, dan teman-teman yang mencintainya.

Suatu hari, Mary memberi tahu Freddie bahwa Queen diundang untuk tampil di konser amal Live Aid, dan dia telah memberitahu Paul sebelumnya.

Freddie marah pada Paul dan memecatnya, kemudian kembali ke Inggris. Paul kemudian muncul dalam sebuah acara TV yang mengungkapkan kehidupan pribadi Freddie kepada publik.

Freddie meminta maaf kepada anggota band Queen dan mengungkapkan bahwa dia menderita AIDS. Queen fokus pada persiapan tampil di konser amal, sementara Freddie berusaha memulihkan kualitas vokalnya yang menurun.

Di belakang panggung Live Aid, Mary dan suaminya datang untuk memberikan dukungan. Bagaimana penampilan Queen di konser tersebut? Tonton film ini sampai akhir untuk mengetahuinya!

Film ini menyajikan berbagai lagu hits dari Queen, terutama lagu andalan mereka, "Bohemian Rhapsody", yang ditampilkan dua kali dalam film, termasuk dalam penampilan mereka di konser Live Aid.

Film ini juga menampilkan proses rekaman lagu-lagu tersebut, meskipun dengan singkat dan cepat.

Dengan gaya yang teratur, Bryan Singer menempatkan lagu-lagu hits Queen secara proporsional dalam film ini. Beberapa di antaranya disertai dengan cerita di balik lagu tersebut, meskipun bersifat fiktif dan hanya digunakan untuk mendramatisasi adegan.

Sebagai penggemar Queen, kita akan tergoda untuk ikut menyanyikan lagu-lagu yang disajikan dalam film ini yang memiliki durasi 2 jam 14 menit. Mulai dari "Killer Queen" hingga "We Are the Champions", semuanya tampil dalam film tersebut.

Sementara itu, "Don't Stop Me Now" mengisi credit title. Hanya "Somebody to Love" yang tidak mendapatkan penampilan khusus dan hanya digunakan sebagai lagu latar.

Beberapa lagu juga memperlihatkan proses pembuatannya, seperti "We Will Rock You" dan "Another One Bites the Dust".

Bagi yang tidak begitu mengenal lagu-lagu Queen, jangan khawatir, Netflix menyediakan subtitle lengkap dengan lirik untuk setiap lagu.

Naskah film ini memiliki formula yang umum digunakan dalam film biografi. Adegan pembuka yang menghadirkan kilas balik bertujuan untuk mempertahankan perhatian penonton hingga cerita kembali ke awal.

Di antara itu, kita akan melihat perjalanan karier Freddie dan Queen secara singkat dan padat.
Daftar Pemeran Film Bohemian Rhapsody

Bohemian Rhapsody

Bohemian Rhapsody - Pewarta Nusantara - (Foto: Istimewa)

Berikut adalah daftar pemeran dalam film Bohemian Rhapsody:

  1. Rami Malek sebagai Freddie Mercury / Farrokh Bulsara, vokalis utama grup band rock Queen.
  2. Lucy Boynton sebagai Mary Austin, pacar Mercury.
  3. Gwilym Lee sebagai Brian May, gitaris Queen.
  4. Ben Hardy sebagai Roger Taylor, penabuh drum Queen.
  5. Joe Mazzello sebagai John Deacon, pemain bas Queen.
  6. Aidan Gillen sebagai John Reid, manajer Queen.
  7. Allen Leech sebagai Paul Prenter, manajer pribadi Mercury.
  8. Tom Hollander sebagai Jim Beach, pengacara Queen yang kemudian menjadi manajer.
  9. Mike Myers sebagai Ray Foster, eksekutif di EMI.
  10. Aaron McCusker sebagai Jim Hutton, pacar Mercury.
  11. Meneka Das sebagai Jer Bulsara, ibunda Mercury.
  12. Ace Bhatti sebagai Bomi Bulsara, ayah Mercury.
  13. Priya Blackburn sebagai Kashmira Bulsara, adik Mercury.
  14. Max Bennett sebagai David, pacar baru Mary.
  15. Dermot Murphy sebagai Bob Geldof.
  16. Dickie Beau sebagai Kenny Everett.
  17. Jack Roth sebagai Tim Staffell, vokalis grup band rock Smile.
  18. Neil Fox-Roberts sebagai Mr. Austin, ayah Mary.
  19. Philip Andrew sebagai Reinhold Mack.
  20. Michelle Duncan sebagai Shelley Stern.
  21. Adam Rauf sebagai Farrokh Bulsara muda.

Anthony McCarten, sebagai penulis naskah, hanya membawa kita untuk mengenal psikologis Freddie, terutama dalam kehidupan seksualnya.

Namun, sayangnya, semua ini hanya digarap secara permukaan dan tidak sejauh yang kita harapkan. Dalam konteks rating film PG-13, konten seksual ditampilkan dengan halus, dan banyak dialog tentang hal tersebut tidak mendapatkan pengembangan lebih lanjut.

Tagline film ini menyatakan, "Hal yang luar biasa dari musik mereka adalah kisahnya sendiri," yang seharusnya menjanjikan cerita yang mendalam tentang sosok frontman terbaik ini, termasuk tentang penyakit AIDS yang ia derita.

Namun, ritme film yang terlalu cepat membuat adegan di mana Freddie mengungkapkan bahwa ia terinfeksi AIDS tidak memiliki dampak emosional yang kuat.

Selain itu, film ini juga menampilkan banyak adegan yang tidak sesuai dengan fakta sejarah Queen. Ini dilakukan dengan maksud untuk mendramatisasi cerita.

Beberapa ketidakakuratan faktual terutama terlihat pada puncak cerita film, yaitu konser amal Live Aid.
Fakta Menarik Film Bohemian Rhapsody
Dalam konser aslinya, yang berlangsung selama 22 menit, Queen tampil dengan 6 lagu, bukan 4 lagu seperti yang ditampilkan dalam film. Lagu-lagu "Crazy Little Thing Called Love" dan "We Will Rock You" tidak ada dalam konser tersebut.

Selain itu, Queen bukanlah band terakhir yang mendaftar, melainkan band pertama yang setuju tampil.

Meskipun terdapat penyelewengan fakta sejarah Queen yang cukup signifikan, kita masih dapat menikmati penampilan luar biasa Rami Malek sebagai Freddie Mercury.

Awalnya, peran ini akan diperankan oleh Sacha Baron Cohen, namun ia mundur dari proyek tersebut pada tahun 2013.

Jika bukan karena Malek, film ini mungkin akan menjadi biografi yang kurang bertenaga dengan alur yang mirip Wikipedia, seperti The Dirt (2019).

Oleh karena itu, wajar jika Malek memenangkan Oscar sebagai Aktor Terbaik. Selain itu, film ini juga berhasil memenangkan kategori Film Editing Terbaik, Sound Editing Terbaik, dan Sound Mixing Terbaik, serta mendapatkan nominasi untuk kategori Film Terbaik.

Baca juga: Siapa Kirito? Pahlawan Petualangan Virtual Sword Art Online (SAO)

Setidaknya, keberhasilan film ini dalam ajang Academy Awards dan penghargaan film lainnya mampu menutupi kelemahan-kelemahan dalam naskahnya.
Link Nonton Film Bohemian Rhapsody Bioskop TransTV
Film ini telah lama ditunggu-tunggu dan direncanakan sejak tahun 2010, tetapi mengalami berbagai kendala dalam proses pra-produksi dan akhirnya dapat dilanjutkan pada tahun 2017.

Namun, film ini menghadapi masalah ketika sutradara Bryan Singer dipecat setelah dua bulan proses syuting.

Dexter Fletcher, yang sebelumnya akan menyutradarai film ini, diambil sebagai pengganti untuk menyelesaikannya.

Meskipun Fletcher menyempurnakan sepertiga bagian yang tersisa, Singer tetap mendapatkan kredit sebagai sutradara, sementara Fletcher berperan sebagai produser eksekutif.

Setelah dirilis, film ini sukses secara komersial dan meraih banyak penghargaan.

Bagi yang belum menontonnya dan tidak ingin ketinggalan, film ini sudah tersedia di Netflix. Bagi penggemar Queen sejati, film ini layak untuk ditonton kembali!

Hari ini Sabtu, 2023-06-24 Film Bohemian Rhapsody akan tayang di Bioskop Trans TV pukul 21.30 WIB. Kamu bisa menontonya di TransTV.

Erniyati Khalida Erniyati Khalida
2 tahun yang lalu

Pewartanusantara.com, Yogyakarta - Malam ini, Jumat (23/6), Bioskop Trans TV akan menayangkan Film Batman Forever (1995) pada pukul 21.00 WIB. Berikut ini adalah ringkasan sinopsis Batman Forever yang menampilkan Val Kilmer, Tommy Lee Jones, Nicole Kidman, dan Jim Carrey.

Batman Forever (1995) mengisahkan perjuangan Batman alias Bruce Wayne (Val Kilmer) dalam melawan dua penjahat sekaligus, Two-Face dan The Riddler.

Two-Face (Tommy Lee Jones) sebenarnya adalah Harvey Dent, mantan jaksa wilayah Gotham. Ia mengalami serangan asam yang dilakukan oleh mafia Sal Maroni. Sal Maroni adalah penjahat yang tidak bisa ditangani oleh Batman.

Di sisi lain, The Riddler adalah identitas dari Edward Nygma (Jim Carrey). Sebelumnya, Nygma adalah seorang peneliti aneh di perusahaan Wayne Enterprise milik Bruce.

Suatu saat, temuan Nygma mengenai alat yang dapat mengarahkan sinyal televisi ke otak manusia ditolak oleh Wayne. Bruce merasa temuan tersebut berpotensi untuk memanipulasi pikiran.

Batman Forever (1995) - Pemeran

Batman Forever (1995) - Pemeran - Pewarta Nusantara (Foto: Istimewa)

Nygma merasa tersinggung dengan penolakan itu. Ia kemudian membunuh atasan yang menolak temuannya dan berencana untuk membalas dendam kepada Bruce Wayne. Psikolog kriminal dan tertarik pada Wayne, Chase Meridian (Nicole Kidman), menganggap Nygma mengalami gangguan mental.

Pada suatu malam, Bruce dan Chase menghadiri sebuah acara. Di sana, Two-Face menculik acara tersebut dan mengancam untuk meledakkannya kecuali Batman menyerah.

Pada saat yang sama, Bruce dan Chase bertemu dengan Dick Grayson, seorang pemuda yang berhasil melemparkan bom Two-Face ke sungai. Namun, Two-Face juga telah membunuh keluarga Dick.

Dengan simpati terhadap Dick, Bruce menawarkan untuk mengajak pemuda tersebut tinggal di Wayne Manor. Dick menerima tawaran tersebut dengan harapan dapat membalaskan dendamnya terhadap Two-Face.

Sementara itu, Two-Face bersekutu dengan Nygma yang kini menjadi The Riddler dan berhasil menciptakan Box, sebuah alat yang ditentang oleh Bruce Wayne. Keduanya bersiap untuk menghancurkan Batman.

Dalam keadaan terdesak, Batman setuju untuk memperbolehkan Dick Grayson membantunya dan menjadi mitra. Dick kemudian dikenal sebagai Robin.

Film Batman Forever (1995) disutradarai oleh Joel Schumacher dan diproduseri oleh Tim Burton. Film ini merupakan bagian ketiga dari seri film Batman yang asli, dan sekuel dari Batman Returns (1992) yang dibintangi oleh Michael Keaton.

Naskah film ini ditulis oleh Lee Batchler, Janet Scott Batchler, dan Akiva Goldsman, dan memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan Batman Returns yang disutradarai oleh Tim Burton.

Joel Schumacher dengan sengaja menghindari suasana gelap yang dihadirkan oleh Burton dalam film tahun 1992 tersebut. Schumacher terinspirasi oleh komik Batman era Dick Sprang dan serial televisi Batman tahun 1960-an.
Daftar Pemeran Batman Forever (1995)
Batman Forever (1995)

Berikut adalah daftar pemeran dalam Film Batman Forever:

  1. Val Kilmer sebagai Bruce Wayne/Batman
  2. Tommy Lee Jones sebagai Harvey Dent/Two-Face
  3. Jim Carrey sebagai Edward Nygma/The Riddler
  4. Nicole Kidman sebagai Dr. Chase Meridian
  5. Chris O'Donnell sebagai Dick Grayson/Robin
  6. Michael Gough sebagai Alfred Pennyworth
  7. Pat Hingle sebagai Komisaris James Gordon
  8. Drew Barrymore sebagai Sugar
  9. Debi Mazar sebagai Spice
  10. Elizabeth Sanders sebagai Gossip Gerty
  11. René Auberjonois sebagai Dr. Burton
  12. Joe Grifasi sebagai Dr. Fred Stickley
  13. Kimberly Scott sebagai Margaret
  14. Ed Begley Jr. sebagai Fred Stickley
  15. Don "The Dragon" Wilson sebagai Pria Teror
  16. En Vogue sebagai Penari
  17. Eileen Seeley sebagai Molesh
  18. Jon Favreau sebagai Pria Dalam Lift

Itulah beberapa pemeran utama dalam film Batman Forever.

Ketika dirilis pada 16 Juni 1995, Batman Forever mendapat beragam ulasan dari para kritikus. Film ini mendapat pujian atas visualnya, adegan aksi, dan penampilan Jim Carrey dan Tommy Lee Jones. Namun, efek visual yang menggunakan CGI dan desain kostum mendapat beberapa kritik.

Secara komersial, Batman Forever berhasil meraih kesuksesan. Dengan anggaran sebesar 100 juta dolar Amerika, film ini berhasil mendapatkan pendapatan box office sebesar 336,6 juta dolar Amerika di seluruh dunia, menjadikannya sebagai salah satu film terlaris di tahun 1995.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menonton Batman Forever dengan sinopsis yang telah diberikan di Bioskop Trans TV pada pukul 21.00 WIB. Setelah itu, Bioskop Trans TV juga akan menayangkan film Ad Astra pada pukul 23.00 WIB.

Erniyati Khalida Erniyati Khalida
2 tahun yang lalu

Pewartanusantara.com, Yogyakarta - Film 'Contagion' kembali ditayangkan di Bioskop Trans TV pada Jum'at (23/6/2023) pukul 21.45 WIB.

Film ini merupakan fiksi-drama yang dirilis pada tahun 2011 dan disutradarai oleh Steven Soderbergh, yang juga dikenal melalui karya-karyanya yang sukses seperti 'Magic Mike' (2012), 'Ocean's Twelve' (2004), dan 'Erin Brokovich' (2000).

'Contagion' menampilkan sejumlah aktor dan aktris ternama, termasuk Matt Damon, Gwyneth Paltrow, Kate Winslet, Jude Law, dan Marion Cotillard.

Film ini mengisahkan kisah Beth Emhoff yang bertemu dengan mantannya di Chicago setelah melakukan perjalanan bisnis di Hong Kong.

Namun, ia jatuh sakit dan meninggal dengan penyebab yang tidak diketahui. Kisah ini berlanjut dengan suaminya, Mitch Emhoff, yang juga mengalami penderitaan ketika putra tirinya jatuh sakit dan meninggal.

Dalam upaya untuk mengungkap penyebab dan penyebaran virus misterius ini, seorang ilmuwan bernama Dr. Erin Mears juga terinfeksi dan meninggal.

Film <a href=

Contagion (Sebuah Film Tentang Pandemi)" width="1200" height="780" /> Film Contagion (Sebuah Film Tentang Pandemi)

Film ini menggambarkan situasi ketika virus baru yang disebut MEV-1 menyebar dengan cepat dan menimbulkan ancaman yang serius. Virus ini menular melalui droplet dan memasuki saluran pernapasan.

Kehidupan sehari-hari masyarakat menjadi terganggu, dan para pejabat kesehatan berusaha menghentikan penyebaran virus tersebut.

Jika Anda ingin menonton kisah seru dalam film 'Contagion', jangan lewatkan penayangannya di Bioskop Trans TV pada pukul 21.45 WIB.

Film ini menghadirkan cerita yang memikat dan dapat memberikan pemahaman tentang dampak yang ditimbulkan oleh penyebaran penyakit dan upaya manusia untuk melawannya.