Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Real Madrid

Seka one Seka one
3 minggu yang lalu

Real Madrid baru saja mengalahkan Benfica dengan skor meyakinkan di babak play-off Liga Champions 2025-2026, meski laga penuh drama termasuk kartu merah Jose Mourinho.

Di leg pertama play-off pada 18 Februari 2026 di Estadio da Luz, Real Madrid menang 1-0 berkat gol jarak jauh indah Vinicius Jr, meski Benfica dominan awal dan sempat tekan keras. Ini balasan dari kekalahan dramatis 2-4 di fase liga (Januari 2026) di mana Benfica comeback dengan penalti, gol cepat Schjelderup, dan sundulan kiper Trubin di injury time.


Jose Mourinho, pelatih Benfica, dikartu merah karena protes keras ke wasit atas keputusan penalti dan VAR; situasi panas setelah dua kartu merah total di laga fase liga sebelumnya. Kemenangan ini jadi modal kuat Madrid menuju leg kedua di Bernabeu (26 Februari), cukup imbang untuk lolos 16 besar.

Seka one Seka one
3 minggu yang lalu

Eden Hazard, mantan bintang Chelsea dan Real Madrid yang Pensiun pada 2023 di usia 32 tahun, baru-baru ini berbagi cerita hidupnya yang kini jauh dari gemerlap sepak bola profesional. Ia mengaku menjalani hari-hari biasa seperti "sopir taksi" yang santai, fokus pada keluarga dan golf daripada rutinitas latihan ketat.


Hazard tinggal di Belgia bersama istri dan anak-anaknya, menghabiskan waktu bermain golf hampir setiap hari, bahkan ikut turnamen amal. "Saya bangun siang, main golf, pulang, dan itu saja. Mirip sopir taksi, bukan pesepakbola lagi," ujarnya dalam wawancara terkini, menekankan kebebasan tanpa tekanan kompetisi.

Meski karir akhirnya di Real Madrid kurang memuaskan karena cedera, Hazard puas dengan pencapaiannya di Chelsea (2x Premier League) dan timnas Belgia. Ia menolak tawaran klub lain pasca-pensiun, lebih memilih hidup tenang dan sesekali tampil di acara nostalgia.

Seka one Seka one
3 minggu yang lalu

Manchester United dikabarkan berencana merebut Nico Paz, gelandang Como 1907 berusia 21 tahun dari Serie A senilai €80 juta, meskipun Real Madrid sudah setuju memboyongnya kembali. Pemain asal Argentina ini tampil menonjol dengan 9 gol dan 9 assist musim ini di bawah Cesc Fàbregas.


Nico Paz pindah ke Como dari Real Madrid pada musim panas 2024 dengan biaya €6 juta, berkat klausul buy-back Madrid senilai €10 juta yang aktif musim depan. Ia kini menjadi salah satu gelandang papan atas Serie A, unggul dalam mengatur tempo dan kreativitas serangan.


Madrid sepakat pulangkan Paz tapi berniat menjual lagi ke klub Premier League dengan keuntungan besar hingga €80 juta, sebagai strategi bisnis. Paz sudah setuju kembali ke Bernabéu sementara.


MU menyiapkan tawaran €70 juta untuk rampas Paz sebagai pengganti Bruno Fernandes (31 tahun), yang berpotensi pergi ke Al-Hilal pasca-Piala Dunia 2026 dengan klausul rilis €57 juta. Chelsea juga ikut mengintai untuk meningkatkan lini tengah.


Keputusan tergantung posisi akhir Como di Serie A dan peluang Liga Champions; MU dan Chelsea saat ini di zona UCL. Belum ada konfirmasi resmi transfer musim panas 2026.

Seka one Seka one
1 bulan yang lalu

Jose Mourinho melontarkan Sindiran Pedas kepada mantan klubnya, termasuk Manchester United dan Real Madrid, atas keputusan merekrut pelatih muda tanpa rekam jejak prestasi signifikan. Kritik ini disampaikan pelatih Benfica saat konferensi pers usai kekalahan dari Juventus di Liga Champions pada 22 Januari 2026.

Sindiran Mourinho menyasar empat klub besar yang pernah ia latih: Manchester United (Michael Carrick, 44 tahun, interim), Real Madrid (Alvaro Arbeloa, 43 tahun, interim), Chelsea (Liam Rosenior, 41 tahun), dan Inter Milan (Cristian Chivu, 45 tahun). Ia menyebut penunjukan pelatih "tanpa sejarah dan prestasi" di klub elit sebagai "kejutan nyata", berbeda dengan klub Italia seperti AC Milan atau Juventus yang memilih pelatih berpengalaman.

Mourinho menyoroti pencapaiannya sendiri, seperti tiga trofi di Manchester United yang dianggap "bencana" oleh sebagian pihak, untuk membandingkan standar penilaian. Pernyataan ini muncul di tengah situasi sulit klub-klub tersebut musim 2025-2026, termasuk pemecatan Ruben Amorim di United dan Xabi Alonso di Madrid.

Ardi Sentosa Ardi Sentosa
1 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, 17 Januari 2025 – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah tim asuhannya meraih kemenangan telak 5-1 atas Real Betis di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (16/1/2025) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Lluis Companys ini menjadi bukti ketangguhan Barcelona, terutama setelah sebelumnya menundukkan Real Madrid 5-2 di final Piala Super Spanyol.
Performa Konsisten Barcelona Mendapat Pujian
Flick mengaku sempat khawatir bahwa kemenangan besar melawan Real Madrid bisa membuat tim terlena. Namun, Barcelona justru tampil solid dan membuktikan mentalitas juara mereka.

“Setelah kemenangan besar atas Real Madrid, saya penasaran bagaimana respons tim di laga berikutnya. Sangat menyenangkan melihat mereka bermain dengan penuh fokus sejak menit pertama,” ujar Flick dalam konferensi pers, seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

Pelatih asal Jerman tersebut juga menyoroti profesionalisme para pemainnya yang tetap fokus meski baru saja meraih trofi. “Kami sadar bahwa tantangan besar adalah menjaga konsistensi setelah kemenangan pada hari Minggu. Para pemain menunjukkan kedisiplinan yang luar biasa dan tahu apa yang harus dilakukan di setiap momen pertandingan,” tambahnya.
Kembali Fokus ke LaLiga: Barcelona vs Getafe
Kemenangan atas Real Betis menjadi modal berharga bagi Barcelona untuk menghadapi laga selanjutnya di LaLiga. Setelah hasil kurang memuaskan dalam tiga pertandingan terakhir di liga, Barcelona harus bangkit dan mencari kemenangan saat melawan Getafe akhir pekan ini.

Dengan performa yang sedang menanjak, Hansi Flick optimistis timnya mampu menjaga momentum positif untuk meraih hasil maksimal di kompetisi domestik.

Gunawan Prasetio Gunawan Prasetio
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Fede Valverde, pemain asal Uruguay yang bermain untuk Real Madrid, mengungkapkan tantangan berat yang dihadapinya selama latihan pramusim di klub.

Pelatih fisik, Antonio Pintus, menerapkan metode latihan yang sangat intensif dan menantang para pemain. Meskipun mengakui bahwa latihan tersebut sangatlah melelahkan, Valverde tetap optimistis bahwa kerja keras selama pramusim akan membawa hasil yang memuaskan untuk tim di pertengahan hingga akhir musim 2023-24.

Menurutnya, tim-tim yang kurang serius dalam menghadapi pramusim cenderung mengalami kelelahan dan performa menurun di tengah musim, sehingga ia dan rekan-rekannya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik selama latihan.

Valverde dan seluruh skuat utama Real Madrid akan menjalani tur pramusim di Amerika Serikat. Meskipun ini merupakan kesempatan untuk berlibur dan bersantai.

Baca Juga; Andre Onana Terbang ke Manchester United untuk Tantangan Baru di Premier League

Valverde menegaskan bahwa ia tidak ingin berlibur dan ingin memaksimalkan tur tersebut untuk fokus pada latihan dan persiapan menuju musim yang akan datang.

Baginya, tur di Amerika Serikat adalah momen penting dalam perjalanan karier dan pengembangan diri sebagai seorang profesional.

Ia ingin terus belajar, tumbuh, dan menikmati setiap momen bersama tim serta menunjukkan dedikasi penuhnya sebagai pemain sepak bola profesional.

Real Madrid telah menetapkan tanggal 13 Agustus 2023 sebagai awal perjalanan mereka dalam musim 2023-24 dengan melawan Athletic Bilbao.

Semangat kerja keras yang ditunjukkan oleh Valverde dan tim selama pramusim akan menjadi modal penting saat mereka memulai kompetisi resmi dan berjuang untuk mencapai kesuksesan di berbagai kompetisi yang akan diikuti.

Semoga kerja keras dan komitmen para pemain membawa hasil positif bagi Los Blancos dalam musim mendatang. (*Ibs)

Gunawan Prasetio Gunawan Prasetio
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Isco Alarcon, mantan pemain Real Madrid, mengakui bahwa dia mulai merasa tidak nyaman bermain untuk Los Blancos ketika ditangani oleh Santiago Solari pada periode Oktober 2018 hingga Maret 2019.

Di bawah kepemimpinan Solari, Isco merasa terasing dan diabaikan oleh semua orang. Keputusan teknis yang menyebabkan berkurangnya menit bermainnya tidak pernah dijelaskan dengan baik, bahkan dia tidak diikutsertakan dalam skuat.

Hal ini membuat Isco menyesali bahwa dia tidak meninggalkan Santiago Bernabeu sejak 2019, ketika situasi menjadi tidak menyenangkan baginya.

Setelah meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2022, Isco memutuskan melanjutkan kariernya bersama Sevilla.

Namun, petualangan Isco di Sevilla tidak berjalan lama, hanya selama lima bulan. Pada Desember 2022, manajemen klub mengambil keputusan untuk memutus kontrak Isco karena berseteru dengan eks direktur olahraga Sevilla, Luis Monchi.

Isco mengungkapkan pertemuan yang berujung perselisihan dengan Monchi, di mana dia menyatakan Monchi sebagai pembohong terbesar dalam sepak bola.

Baca Juga; Andre Onana Terbang ke Manchester United untuk Tantangan Baru di Premier League

Insiden itu menyebabkan ketegangan di antara keduanya, bahkan hampir berujung pada insiden fisik. Akibatnya, Isco merasa tidak ingin melanjutkan karier di Sevilla dalam situasi seperti itu, meskipun dia merasa sedih karena hubungan baik dengan rekan-rekan setim dan suporter.

Pengalaman Isco menunjukkan betapa pentingnya kenyamanan dan kepercayaan dalam karier seorang pemain sepak bola. Keputusan dan kondisi di klub bisa berdampak besar pada performa dan mentalitas seorang pemain.

Meskipun pindah dari Real Madrid ke Sevilla merupakan langkah untuk mencari kesempatan bermain lebih banyak, situasi di klub baru pun akhirnya mempengaruhi keputusan dan nasibnya.

Bagi Isco, pengalaman ini tentu menjadi pelajaran berharga dalam mengelola karier dan hubungan dengan klub dan rekan setim.

Dia akan terus mencari tempat yang sesuai dan memberinya kesempatan untuk berkembang sebagai pemain sepak bola yang berkualitas. (*Ibs)

Gunawan Prasetio Gunawan Prasetio
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Arsenal Sudah Lama Absen dari Liga Champions, Aaron Ramsdale Tidak Sabar Menghadapi Tim Raksasa dan Kecil di Eropa.

Arsenal telah menghadapi absen yang cukup lama dari panggung Liga Champions. Terakhir kali The Gunners berpartisipasi dalam kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa adalah pada musim 2016-17.

Namun, semangat dan ambisi untuk kembali berkompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa terus membara di antara para pemain, termasuk sang kiper, Aaron Ramsdale.

Dalam wawancara dengan TNT Sports, Aaron Ramsdale menyatakan rasa tak sabarnya untuk merasakan atmosfer pertandingan Liga Champions.

Menurutnya, seluruh tim sudah sangat bersemangat dan tak sabar untuk tampil di stadion-stadion megah dan menghadapi tim-tim elit.

Ramsdale percaya bahwa kehadiran Arsenal akan mengejutkan banyak pihak, mengingat para pemain mereka mungkin memiliki pengalaman pertama di kompetisi ini.

Belum banyak yang mengetahui bagaimana reaksi mereka, sehingga Arsenal bisa menjadi kejutan dalam persaingan tersebut.

Tidak hanya itu, Ramsdale juga menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan dua raksasa sepak bola Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, di panggung Liga Champions.

Baginya, bermain di markas dua tim tersebut adalah sebuah kehormatan dan pengalaman yang sangat diidamkan oleh banyak pemain sepak bola.

Namun, Ramsdale juga sadar akan potensi dari tim-tim kecil lainnya, yang mungkin bisa memberikan atmosfer kandang yang mencekam.

Ia menilai bahwa melawan tim-tim kecil juga akan menjadi tantangan yang menarik dan menyenangkan bagi Arsenal.

Menjelang pengundian grup Liga Champions, peluang Arsenal untuk berada dalam satu grup dengan tim-tim raksasa terbuka lebar.

Baca Juga; Aubameyang Menuju Marseille sebagai Pengganti Sanchez

Dengan tergabung di pot B, mereka berpotensi bertemu dengan tim-tim tangguh seperti Barcelona, Bayern Munich, Paris Saint-Germain, atau AC Milan.

Bagi Arsenal, kembali ke Liga Champions adalah langkah penting dalam mengukur sejauh mana mereka bisa bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Dengan semangat dan keyakinan dari para pemain, termasuk Aaron Ramsdale, The Gunners berharap bisa memberikan performa terbaik dan membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut dihormati di panggung Eropa.

Semua penggemar sepak bola khususnya Arsenal pasti menantikan momen-momen menegangkan dan laga seru di kompetisi yang bergengsi ini. (*Ibs)

Gunawan Prasetio Gunawan Prasetio
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Petualangan Alvaro Odriozola bersama Real Madrid sepertinya akan berakhir dalam waktu dekat.

Pemain tersebut telah mengutarakan keinginannya untuk pergi kepada manajemen klub, dan Los Blancos tidak keberatan memenuhi permintaannya karena Odriozola tidak lagi masuk dalam rencana besar yang dibuat oleh pelatih Carlo Ancelotti.

Real Sociedad disebut-sebut menjadi tujuan kembali Odriozola. Klub tersebut bersedia menampungnya, namun tidak bersedia membayar biaya transfer.

Los Blancos, di sisi lain, berharap mendapatkan dana segar dari penjualan Odriozola mengingat pemain tersebut masih terikat kontrak hingga akhir musim 2023-2024. Menurut laporan Diario AS, kedua klub sedang mencari kesepakatan dalam sektor finansial.

Alvaro Odriozola bergabung dengan Real Madrid dari Real Sociedad pada tahun 2018 dengan banderol transfer sebesar 32 juta euro.

Namun, investasi tersebut tidak berbuah manis karena Odriozola mengalami kesulitan bersaing dengan Dani Carvajal di posisi bek kanan.

Baca Juga; AC Milan Resmi Rekrut Christian Pulisic dari Chelsea: Thiago Silva Yakin Akan Sukses Bersama Rossoneri

Meskipun sempat dipinjamkan ke Bayern Munich dan Fiorentina, Odriozola tidak berhasil mempermanenkan tempatnya di kedua klub tersebut.

Pada musim 2022-2023, Odriozola lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Bek kanan berusia 27 tahun itu hanya mendapatkan kesempatan bermain selama 92 menit di semua kompetisi.

Real Madrid sendiri telah memiliki beberapa opsi sebagai bek kanan pelapis Carvajal, termasuk Lucas Vazquez, Nacho Fernandez, dan Eder Militao.

Dengan demikian, Odriozola memutuskan untuk kembali ke Real Sociedad untuk mencari peluang baru dan menemukan kembali performa terbaiknya di klub yang pernah membesarkan namanya. (*Ibs)

Gunawan Prasetio Gunawan Prasetio
2 tahun yang lalu

Pewarta Nusantara, Sepak Bola - Toni Kroos, gelandang Real Madrid, menghadapi tugas yang berat di musim 2023-24. Selain membawa Madrid meraih gelar juara, Kroos juga diharapkan menjadi mentor bagi para pemain muda di tim.

Dengan kedatangan dua gelandang muda baru, Jude Bellingham dan Arda Guler, serta keberadaan Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni, Kroos berjanji untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para pemain muda tersebut.

Kroos dan Luka Modric hadir di klub untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para pemain lain, serta untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang.

Kroos, yang bergabung dengan Real Madrid dari Bayern Munich pada tahun 2014, merasa bahwa karirnya bersama klub tersebut telah melebihi ekspektasinya.

Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa saat pertama kali tiba di Madrid, ia berharap bisa memenangkan Liga Champions, tetapi tidak pernah menduga akan mencapai level kesuksesan yang ia rasakan saat ini.

Baca Juga; Arsenal Mengamankan Transfer Declan Rice dengan Biaya yang Mencapai Rekor Klub

Sejak bergabung dengan Madrid, Kroos telah mencatatkan 417 penampilan dan meraih 19 trofi, termasuk 4 gelar Liga Champions.

Kroos menunjukkan tekadnya untuk terus berkembang dan memenangkan lebih banyak trofi. Ia merasa bangga dengan mentalitas yang dimiliki oleh semua pemain Madrid, yang sama-sama tidak pernah menyerah.

Kroos memiliki ambisi besar untuk terus meraih kesuksesan dengan klub dan memberikan kontribusi maksimal dalam membantu tim mencapai tujuan mereka. (*Ibs)