Menkeu Purbaya Ungkap Perusahaan Baja China Gelapkan PPN Rp4 Triliun/Tahun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia tanpa membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN), saat menghadiri konferensi pers APBN di Kementerian Keuangan pada 8 Januari 2026. Ia menyatakan sudah mengantongi nama perusahaan tersebut, yang diduga memalsukan KTP karyawan dan melakukan transaksi tunai untuk menghindari pelacakan pajak.
Modus Penggelapan
Perusahaan baja China ini menjual langsung ke klien secara cash basis, dikelola oleh pekerja asal China yang tidak fasih bahasa Indonesia, sehingga PPN tidak disetor dan potensi kerugian negara mencapai Rp4 triliun per tahun dari satu perusahaan saja. Praktik ini termasuk under invoicing dan industri liar di sektor bahan bangunan.
Langkah Tindakan
Purbaya menyatakan "saya rugi banyak" dan berencana tindak cepat, termasuk rencana penggerebekan meski menunggu waktu tepat, sesuai arahan Presiden Prabowo soal peningkatan penerimaan pajak. Penindakan akan melibatkan DJP dan DJBC untuk tutup kebocoran APBN.
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida