Luhut Bantah Punya Saham di Toba Pulp Lestari

Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), menunjukkan kekesalannya atas tuduhan memiliki saham di PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL/INRU), perusahaan bubur kertas di Sumatera Utara yang dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. Ia membantah keras melalui video di Instagram pribadinya pada 12 Januari 2026, menegaskan hanya memiliki saham di PT Toba Sejahtera (termasuk PT Kutai Energi untuk tambang batu bara sejak 2003-2004), bukan di TPL.
Luhut menantang penuduh untuk tunjukkan bukti sahamnya, menyebut tuduhan tersebut menyakiti harga diri dan dignity-nya, serta menyebutnya "kampungan" jika tanpa dasar. Ia justru mengaku pernah menolak operasional TPL lebih dari 20 tahun lalu saat jadi Menteri Perindustrian era Gus Dur (sekitar 2001), usul suspend karena keluhan masyarakat atas pencemaran Danau Toba, meski akhirnya dibuka lagi akibat lobi kuat.
Isu ini muncul terkait banjir dan kerusakan lingkungan di Tapanuli Utara, di mana WALHI menyoroti aktivitas TPL; pemilik saham utama sebenarnya Allied Hill Limited (92,54%). Jubir Luhut sebelumnya juga membantah afiliasi apa pun pada Desember 2025.
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida