Pewarta Nusantara
Add Post Menu
Komdigi Tegaskan IGRS Jadi Benteng Digital Anak Indonesia

Komdigi Tegaskan IGRS Jadi Benteng Digital Anak Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa Indonesia Game Rating System (IGRS) menjadi alat utama untuk melindungi anak di ekosistem gim nasional mulai Januari 2026. Sistem ini mewajibkan semua game, baik lokal maupun impor, mencantumkan label klasifikasi usia setelah verifikasi mandiri pengembang.

IGRS dirancang untuk menciptakan lingkungan Digital Aman bagi anak, dengan rating berdasarkan konten kekerasan, bahasa, dan elemen sensitif lainnya. Meutya Hafid, Menteri Komdigi, menyebutnya langkah strategis agar orang tua bisa memilih game sesuai usia anak, sekaligus dorong industri gim Indonesia lebih kompetitif.​

Pengembang isi formulir di portal IGRS untuk self-classification, lalu diverifikasi Komdigi; pelanggaran bisa picu penarikan game dari peredaran. Indonesia jadi negara pertama di Asia Tenggara dengan sistem rating mandiri berbasis kearifan lokal ini.

Penulis:

Editor: Erniyati Khalida