Kemendagri Kerahkan 1.138 Praja IPDN ke Aceh Tamiang untuk Pemulihan Pasca bencana Banjir dan Longsor

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirimkan 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang untuk membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Penugasan ini digagas Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) praja, difokuskan membersihkan dan mengaktifkan kembali kantor-kantor pemerintahan serta layanan publik agar roda pemerintahan normal.
Kronologi Penugasan
Kloter pertama 413 praja berangkat 3 Januari 2026 dari Bandara Soekarno-Hatta, diikuti kloter kedua (414 orang) pada 4 Januari dan ketiga (179 orang) pada 5 Januari, plus 132 praja advance team; seluruhnya tiba Aceh Tamiang paling lambat 5 Januari. Bertugas satu bulan hingga 3 Februari 2026, lengkap alat pembersih seperti sekop dan cangkul.
Tujuan Strategis
Aceh Tamiang prioritas karena kerusakan paling parah di antara daerah terdampak Aceh, Sumut, dan Sumbar; setelah selesai, praja potensial digeser ke Aceh Utara atau Aceh Timur. Inisiatif ini percepat pemulihan ekonomi dan pemerintahan desa, sekaligus latih ketangguhan praja hadapi situasi riil.
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida