PSSI Dikenai Sanksi AFC USD 1.500 Jelang FIFA Series 2026: Kabar Buruk Buat Timnas!

PSSI menerima sanksi denda USD 1.500 (sekitar Rp25 juta) dari AFC pada 25 Februari 2026, tepat jelang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta.
Sanksi ini kabar buruk administratif bagi federasi, meski tidak mengganggu partisipasi Timnas Indonesia di turnamen tersebut.
AFC melalui Komite Disiplin dan Etik menjatuhkan hukuman karena PSSI melanggar Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang Pertandingan Internasional, karena keterlambatan pengajuan izin untuk uji coba Timnas U-23 vs Mali pada 15-18 November 2025 di Bogor. Pelanggaran berulang, di mana PSSI terlambat mendaftarkan dokumen administrasi meski laga berjalan lancar; Catatan sejarah AFC serupa sebelumnya sebagai pertimbangan. PSSI wajib membayar denda dalam 30 hari per Pasal 11.3 Kode Disiplin AFC, tanpa sanksi tambahan seperti pengurangan poin atau larangan bertanding.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji akui belum menerima laporan resmi dari Departemen Internasional PSSI, tapi pastikan federasi mematuhi aturan dan segera bulanasi. Sanksi ini tidak mempengaruhi persiapan Timnas Senior di Seri FIFA lawan Qatar, Ekuador, dan Guinea Bissau mulai Maret 2026, tapi jadi peringatan memperbaiki administrasi jelang kualifikasi Piala Dunia 2026. PSSI menyebut ini "pelajaran berharga" untuk menghindari denda akumulasi di masa depan.
FIFA Series 2026 sebagai ajang pemanasan Piala Dunia, PSSI tetap ikut tanpa hambatan meski denda tekan anggaran minor; prioritas tetap tampil tim di bawah Shin Tae-yong. Sanksi mirip kasus sebelumnya (misalnya vs Australia U-23), indikasi PSSI perlu tingkatkan koordinasi dengan AFC untuk mencegah isu berulang yang bisa eskalasi jadi sanksi berat seperti larangan transfer atau poin FIFA. Hingga 26 Februari 2026, PSSI fokus pemusatan latihan Timnas di Jakarta tanpa gangguan signifikan.
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida