Beras Premium Indonesia Siap Temani 200 Ribu Jemaah Haji 2026

Pemerintah Indonesia merencanakan ekspor Beras Premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 200.000 jemaah haji pada musim Haji 2026 (1447 H).
Perum Bulog menargetkan pengiriman perdana 2.280 ton beras premium mulai pekan ketiga Februari 2026, dengan cadangan hingga 3.000 ton, diproduksi dari gabah panen baru menggunakan penggilingan modern. Spesifikasi mencakup kadar pecah maksimal 5% dan kadar air di bawah 14%, memenuhi standar internasional serta selera jemaah yang lebih menyukai beras pulen lokal ketimbang impor.
Kebijakan ini disepakati dalam Rakortas Bidang Pangan dipimpin Menko Zulkifli Hasan pada 9 Februari 2026, didukung PP Nomor 1/2026 tentang Keamanan Pangan, melibatkan Kemenko Pangan, Bapanas, Kemenhub, dan Kementerian Haji dan Umrah.
Proyeksi kebutuhan beras untuk 205.420 jemaah dan petugas mencapai 3.913 ton (berdasarkan 150 gram/porsi x 127 kali makan), sebagai langkah Diplomasi Pangan untuk tingkatkan layanan haji, perkuat ekonomi nasional, dan simbol kemandirian pangan di tengah stok Bulog surplus 3,2-4 juta ton.
Ekspor ini skema B2B awal, berpotensi berkelanjutan jika swasembada terjaga, selaras dengan prioritas pangan Prabowo seperti Perpres 4/2026 soal lahan sawah sebelumnya
Penulis:
Editor: Erniyati Khalida