Pewarta Nusantara
Add Post Menu
Material Batu Besar Menutupi Jalan Usai Banjir Bandang di Sitaro

Material Batu Besar Menutupi Jalan Usai Banjir Bandang di Sitaro

Banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada 5 Januari 2026 menyebabkan material batu besar menutupi akses jalan, memutus jalur transportasi di beberapa kecamatan.

Dampak Kerusakan

Banjir bandang yang dipicu hujan intensitas tinggi sekitar pukul 03.00 Wita menghantam enam desa di empat kecamatan, termasuk Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan. Material longsor seperti batu besar dan lumpur kental menutupi jalan utama, menyulitkan evakuasi dan operasi SAR, dengan Mapolres Sitaro rusak parah sehingga lumpuh operasional.

Korban dan Pengungsian

Hingga 7 Januari 2026, korban tewas bertambah menjadi 17 orang, 18 luka-luka, dan beberapa masih hilang, sementara 682 jiwa mengungsi. Tujuh rumah hanyut, 29 rusak berat, dan infrastruktur seperti jaringan listrik serta telekomunikasi terputus akibat penutupan jalan oleh material banjir.

Penanganan Darurat

Pemkab Sitaro menetapkan status tanggap darurat hingga 18 Januari 2026, dengan operasi SAR menggunakan drone termal untuk membuka jalur dan mencari korban tersisa di bawah material batu besar. Polisi dan BNPB terus evakuasi warga meski cuaca buruk menghambat akses.

Penulis:

Editor: Erniyati Khalida