Pewarta Nusantara
Add Post Menu
Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara,

Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara,

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons operator SPBU yang dinilai coba mengatur negara. Namun Bahlil tidak menegaskan operator SPBU swasta mana yang mencoba mengatur negara.

Ditinjau 10 sumber

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memang merespons kritik terhadap operator SPBU swasta yang dianggap mencoba mengatur negara, tapi ia sengaja tidak menyebut nama spesifik operator tersebut.

Pernyataan Bahlil

Bahlil menyatakan bahwa kuota impor BBM 2026 untuk SPBU swasta yang taat aturan sudah dihitung dan akan segera diberikan, sementara yang tidak taat belum dihitung. Ia menegaskan, "Swasta yang tertib kepada peraturan negara, saya sudah menghitung. Kalau yang tidak tertib, belum saya hitung. Nanti saya sampaikan."

Konteks Masalah

Pernyataan ini disampaikan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (19/12/2025), terkait isu kepatuhan regulasi impor BBM. Bahlil juga mengancam operator nakal dengan "tunggu tanggal mainnya," merujuk pada sanksi sesuai aturan negara.

Respons Sebelumnya

Sebelumnya pada Oktober 2025, Bahlil sempat mengultimatum SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo agar taat aturan atau cari negara lain, terkait kekosongan pasokan BBM. Pemerintah telah menaikkan kuota impor mereka 10% tapi menuntut ke

patuhan penuh.

Penulis:

Editor: Erniyati Khalida