PSSI

PSSI secara resmi memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik John Herdman di Timnas Indonesia pada 11 Januari 2026. Meylan, PhD di bidang Strength and Conditioning dari AUT University Selandia Baru, bertanggung jawab atas kebugaran, kekuatan, pencegahan cedera, dan optimalisasi performa pemain Garuda.
Profil Cesar Meylan
Ilmuwan olahraga ini meraih Canada Sport Scientist of the Year 2021 dan berkolaborasi erat dengan Herdman selama satu dekade, termasuk kontribusi medali emas Olimpiade Tokyo 2021 Timnas Putri serta lolos Piala Dunia 2022 pria Kanada. Sebelumnya menjabat Director of Performance Toronto FC dan Canada Soccer, Meylan menerapkan pendekatan berbasis data, pelacakan GPS, serta integrasi medis.
Dampak bagi Timnas
Penunjukan ini memperkuat fondasi fisik skuad menuju FIFA Series Maret dan Piala AFF 2026, menyelaraskan taktik Herdman dengan daya tahan tinggi. PSSI menyebut Meylan arsitek utama era baru pelatihan fisik berbasis sains modern.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pada 10 Januari 2026 sekitar pukul 13:20 WIB.
Keluarga dan Tim Pendukung
Herdman datang bersama istri Clare Louise Herdman serta dua anaknya, Jay Joshua Herdman dan Lilly May Herdman, setelah terbang dari Hong Kong via Cathay Pacific Airways CX777. Asisten pelatih Cesar Marius Philippe Meylan dijadwalkan tiba pada 11 Januari.
Jadwal dan Kontrak
PSSI akan memperkenalkan Herdman secara resmi pada 12 Januari 2026. Ia dikontrak dua tahun plus opsi dua tahun lagi, menangani Timnas senior, U-23 (Asian Games 2026), FIFA Series Maret 2026, dan Piala AFF 2026.

Asprov PSSI DIY menjatuhkan sanksi terberat berupa larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup plus denda Rp1 juta kepada Dwi Pilihanto Nugroho, pemain KAFI Jogja FC. Sanksi ini diumumkan melalui Surat Keputusan Nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026 setelah ia terbukti melanggar Pasal 48 jo. Pasal 49 jo. Pasal 10 jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.
Kronologi Insiden
Insiden terjadi pada laga Liga 4 DIY 2025/2026 saat KAFI Jogja FC melawan UAD FC di Lapangan Sitimulyo, Piyungan, Bantul, pada 6 Januari 2026. Dwi melakukan tendangan keras ke kepala atau wajah lawan, yang terekam video dan viral di media sosial. Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI DIY langsung sidang dan vonis pada 7 Januari 2026.
Respons Klub
KAFI Jogja FC memecat Dwi Pilihanto sebagai pemainnya melalui surat resmi, menerima putusan Pandis sepenuhnya. Klub menyatakan komitmen menjaga sportivitas demi kemajuan sepak bola nasional. Sanksi ini mirip kasus Hilmi Gimnastiar sebelumnya, meski masih bisa banding.

PSSI melalui Komite Disiplin Jawa Timur telah menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup terhadap pemain Muhammad Hilmi Gimnastiar dari PS Putra Jaya Pasuruan atas aksi brutalnya di Liga 4 Jatim.
Kronologi Insiden
Insiden terjadi pada 5 Januari 2026 di Stadion Gelora Bangkalan saat laga babak 32 besar Grup CC Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025–2026 melawan Perseta 1970 Tulungagung. Hilmi melakukan "tendangan kungfu" ke dada lawan Firman, menyebabkan luka parah yang berpotensi cacat permanen, melanggar Pasal 48, 49, 10, dan 19 Kode Disiplin PSSI.
Detail Sanksi
Putusan nomor 001/KOMDIS/PSSI-JTM/I/2026 dirilis 6 Januari 2026 berisi larangan seumur hidup plus denda Rp2,5 juta untuk efek jera. Klub PS Putra Jaya langsung memberhentikan Hilmi dan meminta maaf publik, sementara sanksi ini masih bisa dibanding ke PTUN PSSI.
Respons dan Dampak
Ketua Komdis Jatim Makin Rachmat menekankan pencegahan tragedi kematian di lapangan seperti kasus Jumadi Abdi. Publik ramai mendukung sanksi tegas untuk fair play, dengan Perseta 1970 mengkaji langkah hukum pidana.

Insiden tendangan brutal ke dada mewarnai laga Liga 4 PSSI Jawa Timur babak 32 besar antara PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026). Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, menerima kartu merah setelah menendang dada Firman Nugraha saat berebut bola menit ke-71, memicu kontroversi viral di media sosial.
Kronologi dan Dampak
Tendangan ala "kungfu" itu membuat Firman tersungkur kesakitan, dilarikan ke RS terdekat untuk perawatan oksigen selama 10 menit sebelum pulih tanpa rawat inap; Hilmi langsung diusir wasit. Laga berlanjut panas, tapi Putra Jaya meminta maaf publik dan memecat Hilmi per 6 Januari 2026 atas pelanggaran fair play.
Sanksi Lanjutan
Komdis PSSI Umar Husin mendesak hukuman seumur hidup bagi Hilmi untuk lindungi olahraga; Asprov PSSI Jatim proses matchcom dengan video bukti. Perseta konfirmasi Firman aman, insiden jadi pelajaran fair play di kompetisi amatir.

PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert yang telah mengakhiri kontraknya. Pengumuman ini menandai era baru sepak bola nasional setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Profil Singkat
John Herdman adalah pelatih asal Inggris yang sukses melatih Timnas Kanada, membawa tim putra ke Piala Dunia 2022 dan tim putri ke turnamen serupa. Ia dikenal dengan pendekatan taktis yang agresif dan kemampuan membangun semangat tim.
Durasi Kontrak
Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi. PSSI berharap ia bisa membawa Timnas Garuda lolos ke Piala Dunia 2030.
Respons Awal
Pelatih ini menyatakan kegembiraannya melatih Indonesia sebagai "proyek tepat dengan antusiasme penggemar yang luar biasa". Pengenalan resmi ke publik direncanakan pertengahan Januari 2026.

John Herdman memang dikabarkan telah menyetujui tawaran PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia hingga 2027 dengan opsi perpanjangan hingga 2030, berdasarkan bocoran dari media Kanada seperti *Waking The Red*. Kabar ini belum diumumkan secara resmi oleh PSSI, meski prosesnya disebut hampir rampung dan pengumuman kemungkinan dilakukan Erick Thohir awal Januari 2026. Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada 5 Januari 2026, didampingi asisten pelatihnya.[1][2][3][4][5][6]
## Detail Kontrak
Kontrak dirancang sebagai skema 2+3 tahun, menjamin Herdman bertugas minimal hingga akhir masa kepemimpinan Erick Thohir di 2027 untuk kontinuitas. Gaji bulanan dilaporkan mencapai US$40.000 atau sekitar Rp670 juta, dengan Herdman juga merangkap pelatih Timnas U-23. Ia memilih Indonesia setelah menolak tawaran dari Jamaika dan Honduras karena proyek ambisius PSSI.[2][3][4][1]
## Target PSSI
PSSI menargetkan Herdman membawa Timnas Indonesia lolos ke perempat final atau delapan besar Piala Asia 2027, melampaui pencapaian terbaik sebelumnya yakni lolos fase grup. Target ini menjadi faktor utama yang meyakinkan Herdman, didukung restu Komite Eksekutif PSSI. Pengumuman resmi diantisipasi segera menyusul proses negosiasi yang telah selesai.[3][4][7][8][1][2]
[1](https://www.waspada.id/olahraga/pelatih-john-herdman-bakal-dikontrak-pssi-hingga-2027/)
[2](https://www.viva.co.id/bola/1870690-media-kanada-bocorkan-kontrak-john-herdman-di-timnas-indonesia-hingga-2030)
[3](https://radarsemarang.jawapos.com/sepakbola/727012078/john-herdman-segera-diperkenalkan-sebagai-pelatih-timnas-indonesia)
[4](https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20251229075039-142-1311429/john-herdman-akan-dikontrak-pssi-hingga-2027-opsi-perpanjangan-2030)
[5](https://bola.okezone.com/read/2025/12/30/51/3192527/ketum-pssi-erick-thohir-yang-umumkan-pelatih-baru-timnas-indonesia-resmi-john-herdman)
[6](https://fajar.co.id/2025/12/29/tolak-tawaran-jamaika-dan-honduras-john-herdman-tiba-di-indonesia-5-januari-2026/)
[7](https://suryamalang.tribunnews.com/superball/279443/era-baru-timnas-indonesia-john-herdman-segera-diumumkan-pssi-benarkan-giovanni-masuk-radar)
[8](https://www.bolasport.com/read/314336318/pssi-sebut-pencarian-pelatih-timnas-indonesia-telah-usai-john-herdman-segera-diumumkan-sebagai-nahkoda-baru)
[9](https://www.facebook.com/bolatimesdotcom/posts/john-herdman-sepakati-kontrak-unik-23-tahun-dengan-timnas-indonesia-media-kanada/1339762831500556/)
[10](https://soccer.viva.co.id/sportstars/10128-resmi-john-herdman-dilaporkan-setuju-latih-timnas-indonesia-ini-bocoran-durasinya)
[11](https://www.instagram.com/p/DS4HOzuiMIj/)
[12](https://www.suara.com/bola/2025/12/30/105407/detail-kontrak-unik-john-herdman-di-timnas-indonesia-jangka-panjang-tapi)
[13](https://www.tempo.co/olahraga/john-herdman-timnas-indonesia-pssi-2102729)
[14](https://www.metrotvnews.com/read/NgxCa5rm-john-herdman-dikabarkan-latih-timnas-indonesia-segini-bocoran-gajinya)
[15](https://www.inews.id/sport/soccer/john-herdman-latih-timnas-indonesia-pssi-dapat-peringatan-keras)
[16](https://www.youtube.com/watch?v=4jlQxErPnHc)
[17](https://sinpo.id/detail/111905/john-herdman-menguat-jadi-pelatih-timnas-indonesia-pssi-sebut-proses-hampir-rampung)
PSSI resmi memecat Indra Sjafri dari jabatan pelatih Timnas Indonesia U-20 pada Februari 2025 akibat kegagalan tim di Piala Asia U-20 2025.
Alasan Pemecatan
Timnas U-20 gagal total di turnamen tersebut, tidak meraih hasil memuaskan meski Indra Sjafri punya rekam jejak juara AFF U-19 2024, SEA Games 2023, dan AFF U-23 2020. Erick Thohir sebagai Ketum PSSI memutuskan pemecatan untuk regenerasi pelatih muda.
Karier dan Prestasi
Indra Sjafri, pelatih asal Sumatera Barat, pernah melatih Bali United, Timnas U-16 hingga U-23, dan tim Olimpiade; ia juga raih dianugerahi pelatih terbaik AFF. Penggantinya belum diumumkan, tapi PSSI fokus tim senior menuju Piala Dunia 2026.
Pewarta Nusantara, Nasional - Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, telah mengumumkan susunan komite periode 2023-2027.
Rapat Komite Eksekutif (Exco) yang diadakan di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, telah berhasil mencapai kesepakatan tentang 14 komite tetap dan 3 komite Ad Hoc yang akan memimpin setiap komite.
Hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan PSSI mematuhi aturan FIFA yang mensyaratkan pengisian komite.
Meskipun demikian, ada satu nama yang tidak masuk dalam daftar komite, yaitu Waketum PSSI, Zainudin Amali. Namun, Erick Thohir memberikan tugas khusus kepada Zainudin Amali untuk mengawasi seluruh komite yang ada.
Keputusan ini menunjukkan kepercayaan yang diberikan oleh Erick Thohir kepada Zainudin Amali untuk memastikan kelancaran tugas komite PSSI.
Susunan Komite PSSI & Komite Ad Hoc:
- Komite Keuangan - Pieter Tanuri
- Komite Kompetisi - Endri Erawan
- Komite Teknis dan Pengembangan - Ratu Tisha
- Komite Wasit - Erick Thohir
- Komite Medis - Sumardji
- Komite Sepak Bola Wanita - Vivin Cahyani
- Komite Pengembangan Usia Muda - Muhammad
- Komite Futsal - Hasnuryadi Sulaiman
- Komite Hukum - Ahmad Riyadh
- Komite Status Pemain - Khairul Anwar
- Komite Fairplay dan Tanggung Jawab Sosial - Juni Rachman
- Komite Media - Arya Mahendra Sinulingga
- Komite Sepak Bola - Eko Setyawan
- Komite Keamanan - Rudi Yulianto
- Komite Ad Hoc BTN - Sumardji
- Komite Ad Hoc Infrastuktur - Juni Rachmad
- Komite Ad Hoc Suporter - Arya Mahendra Sinulingga
Komitmen Erick Thohir dalam memastikan kesinambungan dan keberlanjutan kepengurusan PSSI sangat terlihat dari pengumuman susunan komite yang telah dibuat.
Menyusun komite yang kuat dan berkompeten menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia sepak bola Indonesia.
Peran komite tetap menjadi sangat penting dalam mengelola berbagai aspek sepak bola di Indonesia, seperti pembinaan pemain, pengembangan infrastruktur olahraga, organisasi liga, serta kerjasama dengan pihak terkait lainnya.
Selain itu, tugas komite Ad Hoc yang ditambahkan oleh Erick Thohir akan membantu menangani isu-isu khusus yang memerlukan perhatian dan penanganan cepat.
Dengan adanya pengawasan dari Zainudin Amali, diharapkan setiap komite akan berjalan dengan efisien dan menghasilkan keputusan yang tepat demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI memberikan dukungan dan dorongan kepada semua komite untuk bekerja secara kolaboratif guna mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.
PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk mengelola dan memajukan sepak bola di tingkat nasional.
Dengan komitmen dan kebersamaan dari semua pihak yang terlibat, diharapkan sepak bola Indonesia dapat terus berkembang dan berprestasi di tingkat internasional.
Selanjutnya, tantangan besar yang dihadapi PSSI adalah memastikan sepak bola Indonesia berkembang dengan baik dan mendapatkan tempat yang lebih baik di kancah dunia sepak bola.
Kehadiran komite yang kuat dan berkompeten diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan sepak bola di Indonesia.
Sebagai penggemar sepak bola, kita semua juga memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia.
Dukungan kita dalam menyaksikan pertandingan, mendukung klub dan tim nasional, serta menyemangati pemain muda akan sangat berarti bagi perkembangan sepak bola Tanah Air.
Dengan adanya komitmen dari Erick Thohir dan seluruh anggota komite PSSI, diharapkan sepak bola Indonesia dapat terus menunjukkan prestasi gemilang dan mengukir sejarah yang membanggakan di kancah sepak bola dunia.
Mari bersama-sama mendukung dan mengawal sepak bola Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang. (*Ibs)
Pewarta Nusantara, Jakarta - Piala Dunia U-17 2023 yang akan diselenggarakan di Indonesia telah menjadi bukti bahwa dunia mengakui dan percaya akan kepemimpinan Presiden Jokowi, menurut Ketua PSSI, Erick Thohir.
Keputusan tersebut diambil dalam FIFA Council Meeting ke-24, di mana Indonesia dipilih sebagai tuan rumah menggantikan Peru yang sebelumnya direncanakan.
FIFA mencoret Peru karena dinilai belum memenuhi persyaratan infrastruktur yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan turnamen tersebut.
Meskipun lokasi penyelenggaraan berubah, yaitu menjadi Indonesia, FIFA menegaskan bahwa tanggal penyelenggaraan turnamen tidak akan berubah.
Turnamen ini akan berlangsung mulai 10 November hingga 2 Desember mendatang, sesuai dengan pengumuman resmi FIFA saat mencoret Peru.
Menanggapi hal ini, Erick Thohir merasa bersyukur dan mengungkapkan harapannya agar semua pihak terkait dalam sepak bola Indonesia segera mempersiapkan diri dengan baik.
"Saya hanya bisa mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah, karena FIFA Council mengambil keputusan bersama untuk menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun ini," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
"Ini salah satu bentuk kepercayaan dunia kepada Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo," tambahnya.
Namun, Erick Thohir juga menjelaskan bahwa ia belum menerima pemberitahuan resmi secara tertulis. Pengumuman ini hanya berdasarkan laporan dari FIFA saat FIFA Council Meeting berlangsung di Zurich pada Jumat malam.
Baginya, yang terpenting saat ini adalah bagaimana Indonesia dapat mempersiapkan diri dengan baik sebagai tuan rumah yang berkualitas.
Selain membahas Piala Dunia U-17 2023, FIFA juga membahas beberapa turnamen lain dalam pertemuan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Piala Dunia Wanita 2024 yang akan diselenggarakan di Kolombia, Piala Dunia U-17 Wanita yang akan diselenggarakan di Republik Dominika, serta Piala Dunia Futsal 2024 yang akan diselenggarakan di Uzbekistan.
Baca juga: Piala Dunia U17" href="https://www.pewartanusantara.com/ini-alasan-utama-fifa-indonesia-ditunjuk-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u17/" rel="bookmark">Ini Alasan Utama FIFA Indonesia ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17
Dalam pertemuan ini, hadir pula beberapa petinggi FIFA seperti Gianni Infantino (Presiden FIFA) dan Fatma Samoura (Sekretaris Jenderal FIFA). (*Ibs)