Insanul Fahmi

Insanul Fahmi telah resmi berdamai dengan Inara Rusli terkait laporan dugaan penipuan (Pasal 378 KUHP) yang sebelumnya dilayangkan Inara ke Polda Metro Jaya. Perdamaian ini dicapai melalui proses Restorative Justice pada 21 Januari 2026, di mana Insanul menjawab lima pertanyaan penyidik dan Inara mencabut laporannya secara sah.
Insanul mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengonfirmasi kesepakatan damai, menyatakan lega persoalan hukum dengan Inara selesai. Kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, memastikan tidak ada lagi ikatan hukum di antara keduanya setelah pemeriksaan tersebut.
Usai damai, Insanul memilih pisah rumah dengan Inara dan fokus merujuk ke istri sahnya, Wardatina Mawa, dengan memenuhi dua syarat: permintaan maaf publik via Instagram dan bukti pernikahan siri. Ia mengaku menyesal atas poligami siri pada 7 Agustus 2025 dan siap jalani proses hukum dugaan zina dari laporan Wardatina.

Insanul Fahmi dijadwalkan untuk diinterogasi oleh polisi Polda Metro Jaya pada 20 Januari 2026, menyusul penarikan laporan penipuan yang diajukan Inara Rusli terhadapnya.
Inara mengajukan laporan penipuan (LP/B/8677/XII/2025) pada tanggal 1 Desember 2025, tetapi menariknya kembali pada tanggal 29 Desember setelah mediasi dan kesepakatan damai dengan Insanul, suami siri-nya. Polisi meminta konfirmasi atas proses keadilan restoratif ini untuk memverifikasi keabsahan penyelesaian tersebut.
Sesi pukul 10:00 WIB bertujuan untuk mengklarifikasi apakah rekonsiliasi yang tulus telah terjadi, sehingga memungkinkan penutupan kasus; kehadiran masih belum dikonfirmasi menunggu kedatangan Insanul. Belum ada tahap investigasi formal yang dilakukan, melainkan berfokus pada formalitas prosedural.
Pernikahan Siri & Kontroversi: Inara Klarifikasi Tuduhan Pelakor
Inara Rusli menolak dicap sebagai Pelakor (perebut laki-laki orang) dalam kasus Pernikahan Siri dengan Insanul Fahmi karena mengaku tidak tahu statusnya sebagai suami Wardatina Mawa sejak awal hubungan. Ia mengungkap wejangan dari guru spiritual atau ulama yang dihormati, bahwa sebagai istri harus taat pada keputusan kepala rumah tangga, sehingga memilih bertahan meski kontroversial.
Klarifikasi Inara soal Tuduhan Pelakor
Inara menegaskan jika ia tahu Insanul sudah beristri sah dan tetap melanjutkan, barulah layak disebut pelakor; tapi ia terkejut saat statusnya terbongkar karena Insanul (26 tahun) tampak seperti Gen Z belum menikah.
Ia mengakui kesalahannya sendiri karena tidak bertanya dan terlalu percaya, bahkan sempat melaporkan Insanul atas dugaan penipuan sebelum cabut laporan untuk cari damai.
Wejangan Guru Spiritual
Guru spiritual mengingatkan Inara bahwa ketaatan istri pada suami adalah prinsip utama, apa pun keputusannya, sehingga ia memilih tetap bersama Insanul meski dihujat publik.
Nasihat ini jadi pegangan Inara untuk bertahan, sambil berharap mediasi kekeluargaan dengan Mawa melalui restorative justice, meski komunikasi terputus dan chat pribadi diposting Mawa.