Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Hilang

Pole Vox
3 bulan yang lalu
13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012

13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012

13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012
News

Peristiwa unik ini memang benar terjadi pada akhir 2025, di mana Air India menemukan kembali Pesawat Boeing 737-200 miliknya yang "hilang" dari catatan selama 13 tahun di Bandara Kolkata. Pesawat tersebut terparkir di area terpencil sejak 2012 setelah dinonaktifkan, akibat kekacauan data pasca-merger dengan Indian Airlines pada 2007.[1][2][5]

 

## Latar Belakang

Pesawat kargo ini awalnya milik Indian Airlines, disewakan ke layanan pos India, dan Hilang dari inventaris Air India bahkan saat privatisasi oleh Tata Group pada 2022. Otoritas Bandara Kolkata menghubungi maskapai pada November 2025 untuk memindahkannya, memicu verifikasi kepemilikan.[2][6][1]

 

## Dampak Penemuan

Air India harus membayar denda Parkir sekitar 10 juta rupee (Rp1,8 miliar) dan memindahkan pesawat ke Bengaluru pada 14 November 2025 untuk pelatihan teknik darat. CEO Campbell Wilson menyebutnya sebagai "jaring laba-laba lama" yang terlupakan.[7][1]

 

## Kronologi Singkat

- **1982**: Pesawat terdaftar di Indian Airlines.[2]

- **2007**: Merger dengan Air India, data terselip.[1]

- **2012**: Diparkir dan "hilang" dari sistem.[1]

- **November 2025**: Ditemukan dan dipindah.[5][6]

 

[1](https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251223145459-269-1309965/dikira-hilang-pesawat-ini-muncul-di-parkiran-bandara-usai-13-tahun)

[2](https://www.suaramerdeka.com/internasional/0416434432/pesawat-air-india-hilang-13-tahun-ditemukan-di-bandara-kolkata-maskapai-kena-denda-hampir-rp2-miliar)

[3](https://www.instagram.com/p/DSpF_XbkvQk/)

[4](https://www.tiktok.com/@cnnindonesia/photo/7587342147049753874)

[5](https://www.kompas.com/global/read/2025/12/23/190600570/misteri-pesawat-boeing-yang-hilang-13-tahun-tiba-tiba-ditemukan-di-pojok?page=all)

[6](https://www.rctiplus.com/news/detail/berita-utama/5288293/pesawat-boeing-737-yang-hilang-13-tahun-akhirnya-ditemukan--maskapai-diminta-bayar-rp1-86-miliar)

[7](https://news.okezone.com/read/2025/12/25/18/3191788/pesawat-boeing-737-yang-hilang-13-tahun-akhirnya-ditemukan-maskapai-diminta-bayar-rp1-86-miliar)

[8](https://tekno.sindonews.com/read/1658355/613/pesawat-yang-hilang-selama-13-tahun-akhirnya-ditemukan-1766275976)

[9](https://www.facebook.com/sumercom/photos/sebuah-kejadian-tak-lazim-dialami-air-india-maskapai-nasional-india-itu-baru-men/1284365077058005/)

[10](https://wartabanjar.com/2025/12/25/misteri-terkuak-pesawat-boeing-737-air-india-hilang-13-tahun-mendadak-ditemukan-teronggok-di-pojok-bandara/)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Pole Vox
3 bulan yang lalu
Pemerintah Malaysia Melanjutkan Misi Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Yang Hilang Sejak Maret 2014

Pemerintah Malaysia Melanjutkan Misi Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Yang Hilang Sejak Maret 2014

Pemerintah Malaysia Melanjutkan Misi Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Yang Hilang Sejak Maret 2014
News

Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Ocean Infinity Kembali Dilibatkan Mulai Akhir 2025

Pemerintah Malaysia mengonfirmasi kelanjutan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang Hilang sejak Maret 2014. Operasi terbaru ini akan melibatkan perusahaan robotika laut Ocean Infinity dan dijadwalkan dimulai pada 30 Desember 2025. Pencarian akan berlangsung selama 55 hari di dasar laut Samudra Hindia bagian selatan dengan skema kerja berbasis no find, no fee.

Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah Malaysia hanya akan membayar jika bangkai pesawat berhasil ditemukan. Nilai kontrak diperkirakan mencapai sekitar Rp1,16 triliun, menandai komitmen lanjutan tanpa menimbulkan risiko finansial besar apabila pencarian kembali tidak membuahkan hasil.

MH370, pesawat Boeing 777 yang melayani rute Kuala Lumpur–Beijing, menghilang dari radar pada 8 Maret 2014. Pesawat itu membawa 227 penumpang dan 12 awak. Sejak saat itu, kasus MH370 menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar dalam sejarah modern.

Upaya pencarian sebelumnya melibatkan kerja sama internasional antara Malaysia, Australia, dan China. Operasi tersebut mencakup area seluas sekitar 120.000 kilometer persegi di Samudra Hindia. Pada 2018, Ocean Infinity juga pernah melakukan pemindaian tambahan di wilayah seluas sekitar 112.000 kilometer persegi, namun tidak menemukan bukti signifikan yang mengarah pada lokasi bangkai pesawat.

Dalam operasi terbaru, Ocean Infinity akan memfokuskan pencarian pada area baru seluas sekitar 15.000 kilometer persegi yang dinilai memiliki potensi tinggi berdasarkan analisis data terkini. Perusahaan ini dikenal menggunakan teknologi kendaraan bawah laut otonom (AUV) untuk memetakan dasar laut pada kedalaman ekstrem. Meski berbasis di Amerika Serikat, Ocean Infinity kerap disebut sebagai perusahaan Inggris dalam sejumlah laporan internasional.

Kelanjutan pencarian ini kembali menyalakan harapan bagi keluarga korban yang telah menunggu kepastian selama lebih dari satu dekade. Selama bertahun-tahun, berbagai teori bermunculan, mulai dari kegagalan teknis hingga dugaan manipulasi kendali pesawat secara sengaja. Sejumlah puing yang diyakini berasal dari MH370 juga pernah ditemukan di pantai Afrika dan pulau-pulau Samudra Hindia.

Laporan resmi pada 2018 menyebutkan bahwa tidak dapat dikesampingkan kemungkinan adanya tindakan disengaja dalam pengendalian pesawat, meski tidak menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab. Dengan dimulainya operasi baru ini, pemerintah Malaysia berharap tabir misteri MH370 dapat terkuak, sekaligus memberikan penutupan dan kejelasan bagi keluarga para korban.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Pole Vox
3 bulan yang lalu
Sembilan Desa Hilang Terbawa Saat Banjir Melanda Sumatra

Sembilan Desa Hilang Terbawa Saat Banjir Melanda Sumatra

Sembilan Desa Hilang Terbawa Saat Banjir Melanda Sumatra
News

Sembilan Desa di Sumatera Hilang Diterjang Banjir Bandang

 

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengonfirmasi bahwa sembilan desa di wilayah Sumatera hilang akibat banjir bandang. Wilayah permukiman yang terdampak kini berubah total menjadi aliran sungai. Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat berada di Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (22/12/2025).

 

Yandri menjelaskan, desa-desa yang lenyap tersebut tidak lagi dapat dikenali secara fisik karena tersapu arus banjir dengan intensitas tinggi. “Ada desa yang benar-benar hilang, bukan sekadar rusak. Wilayahnya sekarang sudah menjadi sungai,” ujarnya.

 

Sebagian besar desa yang hilang berada di Provinsi Aceh, sementara sisanya tersebar di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Salah satu contoh paling parah adalah Desa Sekumur di Kabupaten Aceh Tamiang. Desa tersebut dilaporkan tersapu banjir bandang dengan ketinggian air mencapai tujuh hingga sepuluh meter, menyisakan satu bangunan masjid yang masih berdiri.

 

Dampak bencana ini tidak hanya menghilangkan permukiman, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia akibat rangkaian banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.106 orang. Selain itu, sebanyak 175 orang masih dinyatakan hilang hingga laporan terakhir. Ratusan desa lainnya mengalami kerusakan berat, mulai dari rumah warga hingga infrastruktur vital.

 

Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Desa dan PDT menyatakan fokus pada pemulihan fasilitas dasar bagi masyarakat terdampak. Upaya pemulihan meliputi penyediaan tempat tinggal sementara, perbaikan infrastruktur desa, serta pemetaan ulang wilayah yang secara geografis telah berubah akibat bencana.

 

Yandri menegaskan bahwa penanganan pascabencana dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah juga tengah mengkaji kemungkinan relokasi bagi warga dari desa-desa yang dinilai tidak lagi layak huni karena perubahan bentang alam yang ekstrem.

 

Bencana banjir bandang di Sumatera ini menjadi salah satu tragedi lingkungan terbesar sepanjang 2025, sekaligus menegaskan urgensi penguatan mitigasi bencana dan penataan wilayah berbasis risiko di daerah rawan bencana.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap