Pewarta Nusantara
Add Post Menu

India

Pole Vox
3 bulan yang lalu
Pengangguran di India Membludak Capai 18 % dari Rata-rata usia 15-25 Tahun

Pengangguran di India Membludak Capai 18 % dari Rata-rata usia 15-25 Tahun

Pengangguran di India Membludak Capai 18 % dari Rata-rata usia 15-25 Tahun
News

Data dari ILO menunjukkan tingkat pengangguran pemuda India (usia 15-24 tahun) mencapai 18% pada 2023, sementara CMIE melaporkan angka keseluruhan 8,5% pada 2024, naik dari sekitar 6% pra-pandemi. Angka ini mencerminkan tantangan struktural di India meski pertumbuhan ekonomi tinggi.[1][5][9]

 

## Data Terkini CMIE

Tingkat pengangguran India fluktuatif, mencapai 9,2% pada Juni 2024 menurut CMIE, naik dari 7% di Mei. Pada Mei 2025, PLFS mencatat 5,6%, lebih rendah dari estimasi CMIE sebelumnya.[5][7][1]

 

## Perbandingan Sumber

- ILO fokus pada pemuda: 18% (2023), lebih tinggi dari rata-rata global 13%.[10]

- CMIE: 8,5% keseluruhan (2024), kontras dengan PLFS pemerintah yang lebih optimis.[9][1]

- Pra-COVID: Sekitar 6%, menandakan pemulihan lambat.[3]

 

## Dampak Ekonomi

Pertumbuhan PDB 8,2% (fiskal 2023/2024) gagal ciptakan lapangan kerja cukup, picu frustrasi pemuda. Pemerintah rilis anggaran untuk pelatihan keterampilan guna atasi krisis.[7][5][9]

 

[1](https://translate.google.com/translate?u=https%3A%2F%2Fwww.forbesindia.com%2Farticle%2Fexplainers%2Funemployment-rate-in-india%2F87441%2F1&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp)

[2](https://www.instagram.com/20detik/reel/DS1XrnrETff/)

[3](https://www.instagram.com/reel/DS0ku9FihV3/)

[4](https://www.tiktok.com/@detikcom/video/7579487853810355464)

[5](https://www.dw.com/id/krisis-kerja-india-rilis-anggaran-atasi-pengangguran/a-69746830)

[6](https://www.tiktok.com/@detikcom/video/7586322522707070228)

[7](https://news.detik.com/dw/d-7454716/krisis-lapangan-kerja-india-rilis-anggaran-atasi-pengangguran)

[8](https://translate.google.com/translate?u=https%3A%2F%2Fwww.ilo.org%2Fresource%2Fnews%2Fglobal-unemployment-rate-set-increase-2024-while-growing-social&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp)

[9](https://translate.google.com/translate?u=https%3A%2F%2Finternationalbanker.com%2Ffinance%2Funemployed-youth-are-still-the-achilles-heel-of-indias-buoyant-economy%2F&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp)

[10](https://blog.kubu.id/blog/54)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Pole Vox
3 bulan yang lalu
13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012

13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012

13 Tahun Hilang, Pesawat ini Ternyata Terparkir di Area Terpencil Sejak 2012
News

Peristiwa unik ini memang benar terjadi pada akhir 2025, di mana Air India menemukan kembali Pesawat Boeing 737-200 miliknya yang "hilang" dari catatan selama 13 tahun di Bandara Kolkata. Pesawat tersebut terparkir di area terpencil sejak 2012 setelah dinonaktifkan, akibat kekacauan data pasca-merger dengan Indian Airlines pada 2007.[1][2][5]

 

## Latar Belakang

Pesawat kargo ini awalnya milik Indian Airlines, disewakan ke layanan pos India, dan Hilang dari inventaris Air India bahkan saat privatisasi oleh Tata Group pada 2022. Otoritas Bandara Kolkata menghubungi maskapai pada November 2025 untuk memindahkannya, memicu verifikasi kepemilikan.[2][6][1]

 

## Dampak Penemuan

Air India harus membayar denda Parkir sekitar 10 juta rupee (Rp1,8 miliar) dan memindahkan pesawat ke Bengaluru pada 14 November 2025 untuk pelatihan teknik darat. CEO Campbell Wilson menyebutnya sebagai "jaring laba-laba lama" yang terlupakan.[7][1]

 

## Kronologi Singkat

- **1982**: Pesawat terdaftar di Indian Airlines.[2]

- **2007**: Merger dengan Air India, data terselip.[1]

- **2012**: Diparkir dan "hilang" dari sistem.[1]

- **November 2025**: Ditemukan dan dipindah.[5][6]

 

[1](https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251223145459-269-1309965/dikira-hilang-pesawat-ini-muncul-di-parkiran-bandara-usai-13-tahun)

[2](https://www.suaramerdeka.com/internasional/0416434432/pesawat-air-india-hilang-13-tahun-ditemukan-di-bandara-kolkata-maskapai-kena-denda-hampir-rp2-miliar)

[3](https://www.instagram.com/p/DSpF_XbkvQk/)

[4](https://www.tiktok.com/@cnnindonesia/photo/7587342147049753874)

[5](https://www.kompas.com/global/read/2025/12/23/190600570/misteri-pesawat-boeing-yang-hilang-13-tahun-tiba-tiba-ditemukan-di-pojok?page=all)

[6](https://www.rctiplus.com/news/detail/berita-utama/5288293/pesawat-boeing-737-yang-hilang-13-tahun-akhirnya-ditemukan--maskapai-diminta-bayar-rp1-86-miliar)

[7](https://news.okezone.com/read/2025/12/25/18/3191788/pesawat-boeing-737-yang-hilang-13-tahun-akhirnya-ditemukan-maskapai-diminta-bayar-rp1-86-miliar)

[8](https://tekno.sindonews.com/read/1658355/613/pesawat-yang-hilang-selama-13-tahun-akhirnya-ditemukan-1766275976)

[9](https://www.facebook.com/sumercom/photos/sebuah-kejadian-tak-lazim-dialami-air-india-maskapai-nasional-india-itu-baru-men/1284365077058005/)

[10](https://wartabanjar.com/2025/12/25/misteri-terkuak-pesawat-boeing-737-air-india-hilang-13-tahun-mendadak-ditemukan-teronggok-di-pojok-bandara/)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Pole Vox
3 bulan yang lalu
Ribuan suporter kecewa berat saat Lionel Messi hanya tampil 20 menit

Ribuan suporter kecewa berat saat Lionel Messi hanya tampil 20 menit

Ribuan suporter kecewa berat saat Lionel Messi hanya tampil 20 menit
News

Ribuan suporter Lionel Messi di India mengalami kekecewaan mendalam saat bintang Argentina itu hanya tampil sekitar 20 menit dalam Tur GOAT di Stadion Salt Lake, Kolkata.

 

Kronologi Kejadian

Tur GOAT (Greatest of All Time) Messi dijadwalkan berlangsung 45 menit, tapi Messi hanya berkeliling stadion sebentar sebelum meninggalkan acara lebih awal pada Sabtu, 13 Desember 2025. Suporter yang membayar tiket mahal hingga Rp 2,2 juta merasa ditipu karena Messi lebih banyak dikerubungi pejabat dan aktor, sehingga mereka sulit melihat idola secara dekat.

 

Reaksi Suporter

Kekecewaan memuncak dengan kerusuhan; ribuan fans melempar botol, merusak kursi tribun, dan turun ke lapangan sambil merobek banner acara. Beberapa penggemar menyatakan, "Kami bayar mahal tapi tak bisa lihat Messi jelas," yang memicu amukan massal di stadion tersebut.

 

Respons Otoritas

Ketua penyelenggara Satadru Dutta ditahan polisi, sementara Menteri Kepala Bengal Barat Mamata Banerjee meminta maaf dan berjanji investigasi. Tur ini bagian dari rangkaian kegiatan Messi di Kolkata, Mumbai, dan kota lain, termasuk klinik sepak bola dan acara amal, tapi dimulai dengan insiden in

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu
Derasnya Konflik Antaretnis di Manipur, India: Tragedi Kekerasan Massal Mengguncang Dunia dan Memperkuat Tantangan Politik bagi Pemerintah

Derasnya Konflik Antaretnis di Manipur, India: Tragedi Kekerasan Massal Mengguncang Dunia dan Memperkuat Tantangan Politik bagi Pemerintah

Internasional

Pewarta Nusantara, Internasional - Kekerasan antaretnis yang sedang berkecamuk di wilayah Manipur, India, telah mencapai titik puncaknya dengan peristiwa yang mengejutkan dan mengerikan yang telah mengguncang dunia.

Dua wanita dari etnis Kuki menjadi korban kekejaman massa ketika mereka mengalami tindakan tak manusiawi, yaitu ditelanjangi, diarak, dan diduga diperkosa massal oleh massa mayoritas dari etnis Meitei.

Perselisihan antaretnis ini sebenarnya telah terjadi sejak bulan Mei 2023, dan pemicunya adalah ketegangan terkait akses pekerjaan pemerintah dan manfaat lainnya.

Bentrokan berdarah yang terjadi telah mengakibatkan pembakaran rumah-rumah dan gereja, memaksa puluhan ribu orang untuk mengungsi ke kamp-kamp yang disediakan oleh pemerintah India.

Etnis Meitei, yang merupakan mayoritas di wilayah tersebut dan menganut agama Hindu, tinggal di dalam dan sekitar wilayah Imphal.

Baca Juga; Elon Musk Umumkan Perubahan Besar di Twitter, Potensi Dampak Politik Dalam Dunia Media Sosial

Sementara itu, etnis Kuki, yang mayoritas beragama Kristen, tinggal di area perbukitan setempat. Konflik ini mencuat karena etnis Meitei menuntut kuota untuk pekerjaan publik dan perguruan tinggi sebagai bentuk tindakan afirmatif, namun hal ini memunculkan kekhawatiran di kalangan etnis Kuki bahwa mereka akan kehilangan tanah mereka di daerah yang saat ini telah disediakan untuk mereka dan etnis minoritas lainnya.

Konflik di wilayah ini telah menelan lebih dari 140 korban jiwa, dan peristiwa tragis yang melibatkan dua wanita dari etnis Kuki menjadi sorotan dunia setelah mereka ditelanjangi, diarak, dan diduga diperkosa massal oleh massa dari etnis Meitei.

Peristiwa tragis ini terjadi tidak lama setelah konflik antaretnis meletus pada 4 Mei 2023. Kabar mengenai tindakan tak manusiawi ini menyebar dengan cepat melalui media sosial pada Rabu (19/7), memicu kemarahan di seluruh India.

Peran polisi juga menjadi perhatian setelah kejadian ini terungkap, dengan tudingan adanya keterlibatan polisi yang disorot oleh pengaduan tertulis dari kerabat salah satu korban.

Laporan media setempat juga menyebutkan bahwa polisi tampak "kalah jumlah" saat peristiwa tragis ini terjadi.

Kemungkinan keterlambatan dalam menangani kasus ini juga dikaitkan dengan jumlah polisi yang terbatas di wilayah Manipur. Namun, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. (*Ibs)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu
Revolutionary Deal: India dan UEA Mengguncang Dunia dengan Kesepakatan Mata Uang Lokal, Mengubah Peta Ekonomi Global!

Revolutionary Deal: India dan UEA Mengguncang Dunia dengan Kesepakatan Mata Uang Lokal, Mengubah Peta Ekonomi Global!

Internasional

Pewarta Nusantara, Internasional - India dan Uni Emirat Arab (UEA) mencapai kesepakatan terkait penggunaan Mata Uang Lokal dalam Transaksi Antarnegara, mengikuti kebijakan Perdana Menteri Narendra Modi untuk memperkuat peran rupee secara global.

Bank Sentral India mengumumkan bahwa kesepakatan ini akan memfasilitasi transaksi dan pembayaran antara kedua negara, serta mendorong kerja sama ekonomi yang lebih luas.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Perdana Menteri Modi, Gubernur Bank Sentral India Shaktikanta Das, dan Presiden UEA Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi.

Dalam kerangka kesepakatan ini, India dan UEA akan membangun kerangka kerja untuk menggunakan rupee dan dirham dalam transaksi, dengan melibatkan perusahaan switching masing-masing negara, yaitu RuPay dan UEASWITCH.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya India untuk menguatkan peran rupee di tingkat global dan menjadi alternatif bagi China dalam sektor manufaktur.

Baca Juga; Laos Mengukir Rekor Ekspor Singkong: Pendapatan Lebih dari 408 Juta Dolar AS dalam 5 Bulan Pertama 2023

Namun, meskipun kampanye ini telah berlangsung selama setahun, kemajuannya masih terbatas, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg News awal bulan ini.

Diharapkan bahwa kesepakatan baru ini akan mempermudah aliran keuangan antara kedua negara. UEA merupakan sumber lapangan kerja penting bagi warga India di luar negeri dan menyumbang 18 persen dari total pengiriman uang ke Asia Selatan pada tahun 2020-2021, berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat.

Menurut perkiraan Bank Dunia, total pengiriman uang ke India pada tahun 2022 mencapai US$111,2 miliar. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan aliran keuangan antara India dan UEA dapat berjalan lebih lancar, memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara. (*Ibs)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu
India dan Pakistan Bertukar Daftar Tahanan Sipil dalam Upaya Diplomatik

India dan Pakistan Bertukar Daftar Tahanan Sipil dalam Upaya Diplomatik

Internasional

Pewarta Nusantara, Internasional - Pada Sabtu (01/6), terjadi pertukaran daftar Tahanan Sipil antara India dan Pakistan melalui saluran diplomatik di New Delhi dan Islamabad.

Menurut keterangan dari pejabat kementerian luar negeri India, India telah menyampaikan daftar yang berisi 343 tahanan sipil dan 74 nelayan yang saat ini berada dalam tahanan mereka, dan orang-orang ini diyakini sebagai warga Pakistan.

Sebaliknya, Pakistan juga menyampaikan daftar yang berisi 42 tahanan sipil dan 266 nelayan yang saat ini berada dalam tahanan mereka, dan orang-orang ini diyakini sebagai warga India.

Pertukaran daftar ini dilakukan sesuai dengan ketentuan perjanjian tahun 2008, di mana daftar tersebut secara rutin dipertukarkan setiap tahun pada tanggal 1 Januari dan 1 Juli.

Pertukaran daftar tahanan sipil ini merupakan bagian dari upaya diplomatis antara kedua negara untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan bilateral.

Meskipun India dan Pakistan telah memiliki sejarah panjang perselisihan dan ketegangan politik, langkah-langkah seperti ini diharapkan dapat membangun saling percaya dan mengurangi dampak buruk atas kehidupan warga yang tak terlibat dalam konflik tersebut.

Sejak tahun 2014, setidaknya 2.559 nelayan India dan 63 tahanan sipil India telah dipulangkan dari Pakistan berdasarkan perkiraan resmi.

Pertukaran tahanan ini memberikan harapan bagi keluarga tahanan sipil yang telah lama menantikan pembebasan anggota keluarga mereka.

Namun, permasalahan tahanan sipil dan nelayan masih menjadi salah satu isu yang kompleks dan sensitif di antara kedua negara, dan upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencari solusi jangka panjang yang berkelanjutan bagi permasalahan ini.

Melalui dialog dan diplomasi yang terus-menerus, kedua negara berharap dapat mengatasi perbedaan mereka dan mencapai hubungan yang lebih stabil dan saling menguntungkan di masa depan. (*Ibs)

Baca Juga: Generasi Milenial Mendominasi Pemilih Pemilu 2024: KPU RI R

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu
Tragedi Mematikan di Kashmir: 5 Pasukan Asing Gugur dalam Baku Tembak Membara!

Tragedi Mematikan di Kashmir: 5 Pasukan Asing Gugur dalam Baku Tembak Membara!

Internasional

Pewarta Nusantara, Kashmir - Baku Tembak di Kashmir Menewaskan 5 Pasukan Asing, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan India-Pakistan.

Polisi India melaporkan bahwa dalam sebuah baku tembak di Kashmir, 5 Pasukan Asing tewas. Insiden tersebut terjadi di sepanjang Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto antara India dan Pakistan di wilayah Himalaya, pada Jumat (16/6).

Tim gabungan tentara dan polisi India berhasil menggagalkan upaya infiltrasi oleh para pejuang di daerah Jumagund, sekitar 100 km (62 mil) barat laut kota utama Srinagar.

Kepala polisi India di Kashmir, Vijay Kumar, menyatakan bahwa lima militan asing tewas dalam operasi di daerah tersebut.

Namun, tidak disebutkan kewarganegaraan mereka dalam laporan tersebut. Konflik di Kashmir telah berlangsung sejak 1989, dengan India mengklaim pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok militan didukung oleh Pakistan.

Pegunungan Kashmir yang dipenuhi salju menjadi rute tradisional bagi para penyusup, dan pejabat keamanan India menyebutkan bahwa pencairan salju mungkin membuka kemungkinan infiltrasi di sepanjang LoC. Tentara India juga telah berhasil menggagalkan dua upaya infiltrasi sebelumnya.

Bentrokan bersenjata antara tentara India dan pemberontak di Kashmir telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas sejak 1989. Meskipun frekuensi bentrokan telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut tetap menjadi salah satu zona paling termiliterisasi di dunia.

Keputusan India pada tahun 2019 untuk mencabut otonomi terbatas Kashmir dan menerapkan undang-undang yang memungkinkan orang India di luar wilayah untuk bermukim di sana telah memicu kontroversi dan ketegangan lebih lanjut di wilayah tersebut.

Eskalasi ketegangan di Kashmir menunjukkan bahwa konflik antara India dan Pakistan masih berlanjut, dengan situasi yang rentan terhadap bentrokan bersenjata dan kekerasan.

Baca juga: Forum Davos Musim Panas di China Akan Menyoroti Peran Kewirausahaan sebagai Pendorong Ekonomi Global

Wilayah Kashmir tetap menjadi titik sengketa yang kompleks dan membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan berdaya guna untuk mencapai perdamaian jangka panjang. (*Ibs)

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap