Pertanyaan tentang kontribusi kepada negara selain membayar pajak memunculkan jawaban dari warganet dengan latar yang beragam. Respons yang dibagikan mencakup penelitian serangga, kerelawanan kebencanaan, seni, pendampingan korban kekerasan, hingga pelayanan kesehatan di wilayah terpencil.

Rangkaian jawaban itu memperlihatkan bahwa kontribusi tidak hanya berbentuk pekerjaan yang terlihat di ruang publik atau prestasi yang mendapat penghargaan. Sebagian muncul melalui riset, pengabdian, advokasi, pengenalan budaya, serta bantuan langsung kepada masyarakat.


Salah satu cerita datang dari Bella, yang menyebut suaminya berulang kali memublikasikan spesies serangga baru. Salah satu spesies tersebut diberi nama Phyllium gardabagusi, sesuai nama suaminya. Materi publikasi yang ditampilkan juga menyebut adanya penelitian mengenai spesies Phyllium dari Sumatra dan Jawa.

Jawaban lain berasal dari pengguna bernama lu.tfi7713 yang menyebut dirinya menjadi potensi SAR dan relawan kebencanaan. Foto yang menyertai jawabannya memperlihatkan kegiatan di area berlumpur bersama sejumlah orang yang mengenakan perlengkapan lapangan dan pakaian berwarna oranye.


Di bidang seni dan kebudayaan, seorang pengguna mengaku membawa nama Indonesia dalam festival musik internasional di Amerika Serikat, Korea Selatan, Filipina, Malaysia, dan Singapura. Ia juga menyebut memperkenalkan keripik tempe Malang kepada orang-orang di India, Jepang, Bangladesh, Korea, dan Timor-Leste.

Kontribusi lain dijelaskan melalui pengalaman advokasi. Seorang pengguna menyebut keterlibatannya membantu komunitas agar setiap orang dapat memiliki KTP tanpa stigma karena ekspresi gender, serta mendampingi korban kekerasan dan korban KDRT yang menghadapi diskriminasi saat mencari bantuan.


Pengabdian di bidang kesehatan juga menjadi salah satu jawaban paling panjang. Khadafi Rosyad Nur menyebut pernah bekerja sebagai dokter umum di daerah terpencil Kepulauan Anambas selama 12 tahun. Kini, ia mengaku menjadi satu-satunya dokter spesialis ortopedi di sebuah kabupaten pesisir, dengan sekitar 90 persen masyarakat berada dalam kelompok ekonomi menengah ke bawah dan hampir seluruhnya menggunakan BPJS.

Jawaban-jawaban itu menempatkan kontribusi sebagai sesuatu yang dapat dilakukan melalui keahlian, waktu, keberanian, dan pelayanan. Bentuknya berbeda-beda, tetapi seluruh cerita berangkat dari tindakan yang dilakukan untuk membantu masyarakat, memperkenalkan Indonesia, atau menghasilkan pengetahuan baru.