Transportasi Indonesia

Dirut PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa masalah Utang proyek Kereta Cepat Whoosh senilai Rp116 triliun sudah tuntas, merujuk instruksi Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, pada 9 Februari 2026.
Meskipun pokok masalah dianggap selesai, mekanisme pembayaran masih dirumuskan pemerintah melalui koordinasi dengan Danantara. Bobby menekankan bahwa isu ini tidak lagi menjadi "bom waktu" bagi keuangan KAI.
Utang Whoosh membengkak dari pinjaman China dengan tambahan beban bunga bagi PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), anak usaha KAI, mencapai Rp4,195 triliun pada 2024 plus Rp1,6 triliun di semester I 2025. Proyeksi DPR sebelumnya memprediksi Rp6 triliun pada 2026 jika tak diselesaikan.