Tambang

Aktivitas Tambang Emas di Banyuwangi berpusat di Tambang Tujuh Bukit atau Tumpang Pitu, salah satu tambang terbesar di Indonesia yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI).
Lokasi dan Operasi
Tambang ini terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, seluas 4.998 hektare di kawasan hutan produksi, mulai beroperasi sejak 2012 dengan produksi emas pertama pada 2017. Metode tambang terbuka menggunakan pelindian untuk ekstrak emas dan perak, ditargetkan 100.000-120.000 ounce pada 2024, serta potensi tembaga besar ketiga nasional.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan
Sebagai Objek Vital Nasional, tambang ini sumbang pajak besar bagi Banyuwangi dan jadi satu-satunya mineral di Jawa Timur dengan komitmen good mining practice. Namun, warga lokal laporkan banjir meningkat dan dampak sosial, meski area juga jadi habitat elang Jawa langka.
Proyeksi Masa Depan
Rencana tambang bawah tanah di Gunung Tumpang Pitu proyeksikan produksi 110.000 ton tembaga dan 350.000 ounce emas per tahun selama 30 tahun, tingkatkan produksi nasional 10-15%