Kontroversi

Golkar dan PDIP berseteru sengit terkait anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp223,5 triliun di APBN 2026, di mana PDIP tuding dana tersebut "gerus" alokasi pendidikan nasional, sementara Golkar balas klaim kesepakatan bulat DPR termasuk PDIP saat paripurna.
Polemik memanas pasca-konferensi pers PDIP yang bongkar data lampiran APBN, picu perdebatan politik jelang Ramadan dan evaluasi program Prabowo.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati (PDIP) ungkap pada 25 Februari 2026 bahwa dari Rp769 triliun mandatory spending pendidikan (20% APBN), Rp223,5 triliun dialihkan langsung ke MBG per Pasal 22 UU APBN 2026, kurangi ruang gizi sekolah dan infrastruktur pendidikan dasar. Esti sebut ini jawab klaim pejabat yang bilang MBG dari "efisiensi anggaran", bukan pendidikan; kader PDIP daerah bingung karena instruksi internal larang manfaatkan MBG secara politis. Adian Napitupulu perkuat dengan rujuk Perpres lampiran APBN, tuntut transparansi Badan Gizi Nasional (BGN).
Wakil Ketua Komisi IX Yahya Zaini (Golkar) tegaskan 27 Februari bahwa anggaran MBG hasil musyawarah Banggar (Ketua PDIP) dan paripurna DPR, "tak ada yang tolak termasuk F-PDIP"; Golkar tak kelola operasional tapi dukung penuh sebagai prioritas Prabowo. Idrus Marham sindir PDIP larang kader kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), saran libatkan masyarakat umum demi inklusif. Golkar akui kekurangan implementasi seperti keracunan Cimahi harus diperbaiki, tapi anggaran konstitusional tak bisa dicabut.
Konflik muncul pasca-insiden keracunan massal MBG di Cimahi (43 korban), tingkatkan sorotan efisiensi; PDIP posisikan sebagai pengawas APBN, Golkar bela koalisi pemerintah. Program MBG target 82 juta penerima (anakanak stunting), tapi kritik alokasi 29% pendidikan nasional picu debat silang ideologi: Golkar pro-program sosial Prabowo, PDIP jaga amanat UUD 1945 pendidikan gratis 20%. Hingga 27 Februari 2026, DPR rencana rapat kerja Komisi X klarifikasi BGN, pantau distribusi Ramadan.

Insiden pengusiran kontroversial Pierre Kalulu, bek Juventus, dalam laga Derby d'Italia melawan Inter Milan pada 15 Februari 2026, memicu wacana perubahan aturan VAR untuk Piala Dunia 2026. Kalulu mendapat dua kartu kuning berturut-turut (pelanggaran ringan terhadap Bastoni), tapi VAR tidak bisa intervensi karena aturan saat ini membatasi tinjauan hanya pada kartu merah langsung, gol, penalti, atau kesalahan identitas.
Dua pelanggaran Kalulu dinilai seharusnya tidak layak pengusiran, memicu kritik keras dari pelatih Juventus Thiago Motta, Daniele De Rossi (pelatih Roma), dan Ketua Wasit Liga Italia Gianluca Rocchi yang meminta maaf publik. Insiden di Stadion Giuseppe Meazza ini mempercepat diskusi IFAB yang sudah direncanakan sejak Januari 2026.
Tinjauan kartu kuning kedua: VAR bisa merekomendasikan review jika jelas keliru secara faktual, mencegah pengusiran tidak adil seperti kasus Kalulu. Cakupan lebih luas: Termasuk koreksi sepak pojok salah dan kartu kuning kedua berujung merah, dengan uji coba sebelum Piala Dunia Juni-Juli 2026. Proses cepat: Review dibatasi agar tidak memperlambat permainan, fokus pada bukti jelas tanpa subjektivitas berlebih. IFAB akan menguji coba perubahan ini bertahap, dengan potensi penerapan langsung di turnamen besar demi keadilan.

Taqy Malik, influencer dan pengusaha, dituduh melakukan mark-up harga Wakaf Mushaf Al-Qur'an di Tanah Suci Saudi, hingga memicu kecurigaan polisi setempat terhadap pelaku wakaf lain.
Teman Taqy, Randy Permana, ungkap Taqy patok Rp330 ribu per mushaf (80 riyal), padahal harga pasar Mushaf Madinah hanya Rp180 ribu (40-50 riyal), untung Rp150 ribu per unit. Dengan 2.000-3.000 mushaf per program (sudah 3 kali sejak 2023), potensi keuntungan capai Rp300 juta per perjalanan.
Otoritas Saudi larang distribusi ribuan mushaf sekaligus karena dicurigai jual-beli ilegal online; Taqy sempat "dikejar" keamanan masjid, teman-temannya (muthowif WNI) kena razia, ditahan 3-4 hari, ancam deportasi dan blacklist 10 tahun.
Randy kritik via Instagram @paparich666: "Penyalur wakaf atau jualan wakaf?" Netizen sebut Taqy serakah, timbul narasi bisnis wakaf picu Kontroversi etika ibadah.

Taqy Malik, influencer dan pengusaha, dituduh melakukan mark-up harga Wakaf Mushaf Al-Qur'an di Tanah Suci Saudi, hingga memicu kecurigaan polisi setempat terhadap pelaku wakaf lain.
Teman Taqy, Randy Permana, ungkap Taqy patok Rp330 ribu per mushaf (80 riyal), padahal harga pasar Mushaf Madinah hanya Rp180 ribu (40-50 riyal), untung Rp150 ribu per unit. Dengan 2.000-3.000 mushaf per program (sudah 3 kali sejak 2023), potensi keuntungan capai Rp300 juta per perjalanan.
Otoritas Saudi larang distribusi ribuan mushaf sekaligus karena dicurigai jual-beli ilegal online; Taqy sempat "dikejar" keamanan masjid, teman-temannya (muthowif WNI) kena razia, ditahan 3-4 hari, ancam deportasi dan blacklist 10 tahun.
Randy kritik via Instagram @paparich666: "Penyalur wakaf atau jualan wakaf?" Netizen sebut Taqy serakah, timbul narasi bisnis wakaf picu Kontroversi etika ibadah.