Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Campak

Seka one
1 bulan yang lalu
Kemenkes RI Verifikasi Notifikasi Campak via IHR

Kemenkes RI Verifikasi Notifikasi Campak via IHR

Kemenkes RI Verifikasi Notifikasi Campak via IHR
News

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah merespons secara resmi notifikasi dari otoritas kesehatan Australia terkait dua kasus Campak yang menimpa warga negara Australia dengan riwayat perjalanan dari Indonesia pada Februari 2026.

Kasus pertama melibatkan perempuan berusia 18 tahun (warga Australia) dengan riwayat vaksinasi MMR lengkap (2009 dan 2012), yang terbang Batik Air rute Jakarta-Perth pada 7-8 Februari 2026; gejala ruam muncul 8 Februari di Perth dan dikonfirmasi positif PCR. Kasus kedua adalah anak perempuan usia 6 tahun tanpa riwayat imunisasi campak, terbang Garuda Indonesia Jakarta-Sydney pada 17 Februari, dengan gejala demam-batuk-pilek sejak 11 Februari dan positif PCR 18 Februari. Keduanya tidak fatal, dan Australia masih investigasi potensi klaster.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman dan Plt Dirjen P2 dr Andi Saguni menyatakan notifikasi diterima via International Health Regulations (IHR) dan langsung diverifikasi Public Health Emergency Operation Center (PHEOC); koordinasi dilakukan dengan Australia, WHO Indonesia, serta Dinkes Jabar untuk penyelidikan epidemiologi di Bandung/Jakarta. Tidak ada kasus terkait terdeteksi di Indonesia hingga 25 Februari 2026.

Kemenkes mengintensifkan surveilans di pintu masuk (bandara), deteksi dini kasus suspek, dan imunisasi tambahan MR (campak-rubela) bagi anak usia sekolah di daerah rawan (terutama Jabar), sambil menyiagakan RS rujukan untuk komplikasi. Data 2025 catat 9.760-11.094 kasus campak nasional; Januari-Februari 2026: 269 kasus—belum KLB nasional, tapi penguatan vaksinasi prioritas.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap