Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Anthony Albanese

Seka one
1 bulan yang lalu
Albanese Disambut Prabowo di Istana Merdeka Dengan 80 Pasukan Berkuda

Albanese Disambut Prabowo di Istana Merdeka Dengan 80 Pasukan Berkuda

Albanese Disambut Prabowo di Istana Merdeka Dengan 80 Pasukan Berkuda
News

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese tiba di Istana Merdeka pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul sekitar 09.00 WIB, untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan. Ia dikawal secara khidmat oleh 17 motor pengawal Polisi Militer serta 80 pasukan berkuda (40 di depan dan 40 di belakang mobilnya) dari TNI AD, Polri, dan Paspampres.​

Presiden Prabowo menyambut langsung Albanese setelah mobilnya memasuki gerbang Istana Merdeka. Upacara penyambutan mencakup pasukan jajar kehormatan, Tari Naikonos Lari dari NTT, lagu kebangsaan kedua negara, serta perkenalan delegasi.

Kunjungan ini berlangsung 5-7 Februari 2026, dengan agenda utama penandatanganan Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia untuk memperkuat hubungan bilateral. Ini merupakan kunjungan kedua Albanese ke Indonesia sejak Prabowo menjabat presiden, setelah Mei 2025.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ardi Sentosa
2 tahun yang lalu 16/06/23
Pemanfaatan Peluang Pembangunan untuk Mengatasi Tantangan Ekonomi: Perdana Menteri Australia Memaparkan Optimisme

Pemanfaatan Peluang Pembangunan untuk Mengatasi Tantangan Ekonomi: Perdana Menteri Australia Memaparkan Optimisme

Internasional
Pewarta Nusantara, Canberra - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan pentingnya negara tersebut memanfaatkan peluang pembangunan untuk mengatasi tantangan ekonomi global. Dalam pidatonya di konferensi Komite Pembangunan Ekonomi Negara Bagian Australia, Albanese menyatakan bahwa ekonomi maju di seluruh dunia sedang menghadapi inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga yang sulit. Namun, ia tetap optimis bahwa Australia dapat bangkit dari tantangan ini dan menguatkan posisinya dalam perekonomian global. Albanese menekankan perlunya terobosan baru untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Dia mengidentifikasi transisi ke energi bersih, teknologi baru, dan sektor perawatan dan dukungan yang berkembang sebagai peluang utama yang harus dimanfaatkan oleh negara tersebut. Ia menyadari bahwa Australia tidak bisa hanya menunggu dan bereaksi terhadap perubahan tersebut, tetapi harus aktif mengambil inisiatif untuk memanfaatkan peluang tersebut. Meskipun pertumbuhan ekonomi Australia dalam tiga bulan pertama tahun 2023 hanya sebesar 0,2 persen, yang merupakan pertumbuhan triwulanan terendah sejak September 2021, Perdana Menteri Albanese masih memiliki kepercayaan dari pemilih. Baca juga: Indonesia Usulkan Peningkatan Layanan dan Informasi Kuota Haji dalam Rapat Delegasi OKI Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan oleh The Guardian menunjukkan bahwa lebih banyak pemilih mempercayai Partai Buruh yang dipimpin oleh Albanese untuk mengelola biaya hidup, kenaikan suku bunga, dan utang yang meningkat daripada partai Koalisi. Situasi ekonomi yang sedang dihadapi Australia menjadi perhatian, dan Albanese berusaha mengatasi tantangan tersebut dengan memfokuskan pada peluang dan terobosan baru. Dalam konteks politik, pemilih tetap memberikan kepercayaan kepada Partai Buruh sebagai pemimpin yang dapat mengelola kondisi ekonomi yang sulit. (*Ibs) Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap