Sekolah di Nigeria Mengubah Limbah Menjadi Peluang: Menerima Pembayaran dengan Limbah yang Dapat Didaur Ulang

Avatar
Google News
Sekolah di Nigeria Mengubah Limbah Menjadi Peluang
Sekolah di Nigeria Mengubah Limbah Menjadi Peluang - Pewarta Nusantara - (Foto: Istimewa)

Pewarta Nusantara, NigeriaSekolah di Nigeria Menerima Pembayaran dengan Limbah yang Dapat Didaur Ulang. Sekolah My Dream Stead, yang terletak di Ajegunle, lingkungan yang miskin dan luas di Nigeria, menjadi salah satu solusi bagi keluarga yang sulit membayar biaya sekolah.

Di sekolah ini, mereka menerima pembayaran dalam bentuk limbah daur ulang. African Cleanup Initiative, sebuah organisasi lingkungan lokal, telah mengumpulkan botol, kaleng, karton minuman, dan wadah plastik yang dibawa oleh orang tua ke sekolah, kemudian menjualnya untuk membayar biaya sekolah seperti gaji guru, seragam anak, dan peralatan belajar.

Sekolah My Dream Stead didirikan dengan tujuan mengurangi jumlah anak yang putus sekolah dan juga untuk mengurangi jumlah sampah yang tersebar di jalanan Lagos.

Pendiri kelompok lingkungan tersebut, Alexander Akhigbe, mengatakan, “Skema ini bertujuan untuk memperbaiki pendidikan dan lingkungan sekaligus.” Sekolah ini telah tumbuh pesat sejak dibuka pada tahun 2019, dari tujuh murid awal menjadi menampung 120 murid.

Setiap hari, beberapa orang tua seperti Fatimoh dan Fawas, berjalan ke sekolah dengan membawa karung sampah di pundak mereka. Sampah tersebut ditimbang di sekolah dan nilai jualnya ditambahkan ke rekening anak mereka.

Bagi keluarga seperti Fatimoh yang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak mereka, skema ini memberikan bantuan yang signifikan.

Fatimoh, seorang penata rambut yang menjaga enam anaknya sendirian, mengungkapkan, “Ketika saya mengetahui bahwa mereka dapat mengumpulkan plastik dari saya untuk menyekolahkan anak saya, itu membuat beban saya lebih ringan.” Meskipun masih banyak tantangan yang dihadapi, program ini memberikan harapan bagi keluarga-keluarga yang berjuang di tengah keterbatasan keuangan.