
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meminta maaf publik setelah menyebut penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan sebagai instruksi langsung Presiden Prabowo.
Walkot klaim via video Instagram bahwa 24.401 warga Denpasar (desil 6-10 DTSEN) dinonaktifkan per Inpres No.4/2025; rencana Pemkot bayar iuran mereka agar tetap dapat layanan.
Gus Ipul tegaskan penonaktifan 11 juta PBI sejak 1 Februari 2026 murni pemutakhiran data tunggal DTSEN via SK Mensos 3/2026, bukan perintah Prabowo; sebut pernyataan walkot menyesatkan dan picu hoaks.
Jaya Negara minta maaf ke Prabowo & Mensos, tekankan tak bermaksud fitnah; Inpres hanya soal data tunggal, bukan cabut hak kesehatan; Pemkot tetap lindungi warga miskin via usulan ulang.