Food Truck Bolosego menghentikan aktivitas berjualannya di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid), Yogyakarta, setelah baru beroperasi satu hari. Padahal, usaha tersebut sebelumnya direncanakan berjualan selama lima hari, mulai 16 hingga 20 September 2026.
Pemilik Bolosego, Dyah Laily Fardisa, mengaku diminta membayar parkir sebesar Rp1 juta per hari. Sebelumnya, ia menyebut ada permintaan sebesar Rp2,5 juta per hari.
Selain persoalan biaya parkir, Dyah juga menyebut dirinya diminta menyiapkan makanan untuk tiga orang yang mengatasnamakan aparat kepolisian. Keluhan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang kemudian ramai beredar di media sosial.
Dyah mengatakan usaha food truck miliknya telah memenuhi prosedur perizinan yang diperlukan. Ia juga mengaku telah mengantongi surat izin tertulis dari Keraton Yogyakarta yang disebut ditandatangani langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu.
Meski demikian, izin tersebut disebut tidak serta-merta membuat aktivitas jualan Bolosego di lapangan berjalan lancar. Food truck itu akhirnya menghentikan operasionalnya di kawasan Alkid setelah satu hari berjualan.
