
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, akan segera berangkat dari Karibia menuju Timur Tengah untuk memperkuat kehadiran militer AS di tengah ketegangan dengan Iran.
Trump konfirmasi pada 13 Februari 2026 bahwa kapal induk ini akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah berada di wilayah; langkah antisipasi jika negosiasi nuklir Iran gagal.
Pernyataan Trump respons atas pembicaraan tidak langsung AS-Iran soal program nuklir; ancam “konsekuensi traumatis” jika Teheran tolak kesepakatan, tambah tekanan militer pasca-serangan Juni 2025.
Kapal nuklir terbesar (panjang 337m, berat 100.000 ton) bawa 75+ pesawat tempur, didukung 2 reaktor; desain mutakhir tingkatkan efisiensi peluncuran pesawat 33% dari kelas Nimitz.