
Presiden AS Donald Trump menyatakan armada perang Amerika sedang menuju Timur Tengah sebagai langkah berjaga-jaga terhadap Iran, di tengah ketegangan akibat demo berdarah di Teheran.
Pernyataan Trump
Pada 22 Januari 2026 di Air Force One usai WEF Davos, Trump bilang “banyak kapal menuju sana untuk waspada, lebih suka damai tapi awasi ketat”; kapal induk USS Abraham Lincoln dan kapal perusak tiba beberapa hari lagi.
Konteks Ketegangan
Pemicu: demo Teheran tewaskan 3.000 orang, Trump ancam intervensi militer jika eksekusi tahanan dilanjutkan; klaimnya Iran batal gantung 800+ orang setelah ultimatum.
Ancaman Nuklir
Trump tegaskan serang fasilitas nuklir Iran lagi jika program uranium 60% dilanjutkan; IAEA pantau 440 kg uranium cukup untuk 10 bom jika diperkaya lebih lanjut.