Selasa, 3 November 2026
Masuk
Berita

Tragedi 2017, Duka yang Masih Membekas

Irfan Hakim menceritakan kronologi tragis kematian ayahnya, Haji Rosyid Sukarya, pada 21 November 2017 di sebuah rumah sakit di Bandung setelah dirawat 53 hari akibat komplikasi ginjal. Awalnya kaki bengkak saat rencana umroh keluarga,…

Irfan Hakim menceritakan kronologi tragis kematian ayahnya, Haji Rosyid Sukarya, pada 21 November 2017 di sebuah rumah sakit di Bandung setelah dirawat 53 hari akibat komplikasi ginjal. Awalnya kaki bengkak saat rencana umroh keluarga, tapi kondisi memburuk karena dugaan malapraktik seperti cuci darah leher bocor sejak sore tak dijahit hingga besok, timbulkan pendarahan parah meski ibunya Irfan sudah mohon pertolongan.

​

Detail Malapraktik

Irfan saksikan ayahnya sadar tapi dibiarkan bocor darah berjam-jam, kesal berat dan doakan dokter rasakan hal sama, sebut itu kelalaian fatal. Ia simpan bukti rekaman tapi ogah sebar, pilih pendam luka 8 tahun hingga ungkap di podcast Sara Wijayanto Comic 8 Revolution (23 Desember 2025).

​

Emosi Irfan

Tangis pecah saat cerita, akui masih dendam tapi tak tuntut hukum karena tak ingin tambah beban keluarga; ayah dimakamkan di Parakan, Muncang, Sumedang. Kisah ini viral, soroti penting etika medis dan tuntutan pidana malapraktik maksimal 5 tahun penjara.

Seka one

Penulis

Seka one

Penulis di Pewarta Nusantara.