
Keraton Yogyakarta menggelar rangkaian upacara Tingalan Jumenengan Dalem ke-38 Sultan Hamengku Buwono X, yang mencakup prosesi Labuhan sebagai bagian dari peringatan kenaikan takhta pada 18 Januari 2026.
Upacara dimulai 16 Januari dengan Bucalan dan Ngebluk (persiapan apem simbol ampunan), dilanjut Sugengan pada 18 Januari sebagai syukuran, serta Labuhan Alit di Parangkusumo (19 Januari) dan Labuhan Merapi-Lawu (20 Januari).
Karena bertepatan Tahun Dal (kelahiran Nabi Muhammad SAW), ditambahkan Labuhan Ageng Dlepih di Wonogiri dengan ubarampe khusus seperti songsong gilap dan kambil watangan untuk membuang sifat buruk serta menjaga harmoni alam.
Labuhan bertujuan memohon keselamatan Sultan, rakyat, dan alam melalui penghanyutan sesaji, dengan masyarakat diimbau menjaga khidmat saat menyaksikan.
Source: TikTok/areajogja