Seorang warga bernama Erik Andesra berjuang menemukan lima anggota keluarganya yang hilang setelah banjir bandang (galodo) melanda wilayah Sumatra pada Kamis (27/11). Dalam proses pencarian tersebut, Erik bahkan menyewa alat berat menggunakan uang pribadi demi mencari keberadaan ibunya.
Kepada media pada Minggu (30/11), Erik mengungkapkan bahwa ibunya ditemukan dalam keadaan masih mengenakan mukena. “Mama saya meninggal dalam keadaan salat. Mayatnya ditemukan masih menggunakan mukena,” ujarnya.
Erik menceritakan bagaimana ia tiba di kawasan terdampak dan mendapati daerah itu sudah dipenuhi air dan lumpur. “Saat saya sampai di persimpangan, saya melihat air dan lumpur sudah menggenangi lokasi itu. Batu-batu besar saya lihat juga banyak di aliran sungai,” kata Erik.
Dari kejauhan, ia tidak lagi melihat rumah sang ibu. Tubuhnya mendadak lemas, namun ia tetap berharap ibunya selamat.
Setelah beberapa waktu menunggu, Erik menerima kabar bahwa ibunya kemungkinan masih berada di dalam rumah saat bangunan tersebut hancur tersapu air.
“Setelah menunggu beberapa menit, saya dapat kabar bahwa mama saat itu masih berada di dalam rumah dan rumah sudah hancur oleh air,” ujarnya.