Rentetan banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November hingga awal Desember 2025 terus menimbulkan kerugian ekonomi masif.
Berdasarkan pemodelan CELIOS per 30 November 2025, total potensi kerugian nasional diperkirakan mencapai Rp68,67 triliun, setara penurunan 0,29 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Kerugian tersebut mencakup rusaknya infrastruktur, hilangnya pendapatan rumah tangga, serta terhentinya produksi pertanian di berbagai wilayah terdampak.
Dari total itu, kerugian materi langsung di tiga provinsi utama diperkirakan Rp6,28 triliun, dengan rincian Aceh Rp2,2 triliun, Sumatera Utara Rp2,07 triliun, dan Sumatera Barat Rp2,01 triliun.
Namun, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kemudian merevisi angka kerusakan menjadi Rp1,78 triliun.
Hingga 6 Desember 2025, BNPB mencatat kerusakan fisik terus meluas dengan 121.500 rumah terdampak di 50 kabupaten/kota, serta 509 fasilitas pendidikan dan 405 jembatan mengalami kerusakan serius.
Selain itu, 1.100 fasilitas umum, 270 fasilitas kesehatan, 221 gedung perkantoran, dan 338 rumah ibadah turut terdampak.
Ratusan ribu warga masih mengungsi ke lokasi aman akibat situasi yang belum stabil.
Estimasi lain yang dirilis Ekonom Mandiri mencatat total kerugian berada pada kisaran Rp32,6 triliun atau sekitar 0,12 persen PDB nasional, mengindikasikan bahwa angka final kerugian berpotensi lebih besar karena proses pendataan masih berlangsung di lapangan.
Sementara itu, jumlah korban jiwa terus bertambah. Per 6 Desember, terdapat 883 orang meninggal dunia dan 520 lainnya masih hilang.
Aceh menjadi wilayah dengan dampak korban terbesar, disusul Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mempercepat pengiriman bantuan logistik, penyaluran dana darurat, serta pengerahan alat berat untuk membuka akses yang terputus.
BNPB mengingatkan bahwa angka kerugian dan korban masih bersifat dinamis karena potensi banjir susulan masih tinggi akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan berlanjut sepanjang pekan ini.
#bencana #banjir #sumatera