
Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI, menyampaikan 7 prioritas utama bagi kepemimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah Friderica Widyasari Dewi pada 1 Februari 2026.
Daftar 7 Prioritas:
- Independensi OJK: Bangun kepercayaan pasar melalui profesionalisme, pemerintah/DPR hanya beri masukan tanpa intervensi.
- Free Float Saham: Dukung kenaikan dari 7,5% ke 15% per Februari 2026, perluas bertahap.
- Keterbukaan Pemilik Saham: Ungkap ultimate beneficial owner emiten agar MSCI ukur risiko akurat.
- Penegakan Hukum Pasar Modal: Tindak tegas goreng saham (coordinated trading), OJK komando utama.
- Kelima (dari konteks): [Tidak lengkap di sumber, tapi fokus pengawasan sektor keuangan].
- Risiko Asuransi: Evaluasi penempatan 20% iuran polis ke saham yang rawan spekulasi dan fraud.
- Dana Pensiun Jangka Panjang: Kajiri risiko investasi saham/obligasi, rumuskan peran penyangga likuiditas.
Program ini sambut transisi pasca mundurnya Mahendra Siregar, tekankan stabilitas sektor jasa keuangan.