
Rusia menawarkan diri untuk menerima, memproses, atau menyimpan sisa uranium yang diperkaya milik Iran sebagai langkah diplomatik meredakan ketegangan nuklir dengan AS.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sampaikan usulan ini pada 2 Februari 2026 di Moskow, ulangi gagasan lama untuk kurangi kekhawatiran proliferasi; Sekjen Dewan Keamanan Iran Ali Larijani isyaratkan kesiapan transfer setelah kunjungan ke Rusia.
Iran siap transfer uranium berlebih ke Rusia demi buka ruang diplomasi, tapi tetap tekankan hak program nuklir damai per JCPOA; Zakharova Kemenlu Rusia konfirmasi stok itu legal sesuai NPT.