
Menjalani peran ganda sebagai pekerja dan orang tua memang semakin menantang di era modern, terutama dengan tekanan ekonomi dan tuntutan kerja yang tinggi.
Laporan Modern Families Index 2026 dari Bright Horizons mengungkap bahwa hampir 3 dari 10 orang tua bekerja (29%) mengalami stres tingkat tinggi hingga ekstrem, dengan 77% di antaranya merasa sulit berfungsi sehari-hari. Stres ini dirasakan hampir setiap hari akibat beban pengasuhan anak, tuntutan karir, dan kurangnya dukungan employer, yang turun dari 77% (2023) menjadi 68% pada 2025.
Lebih dari separuh orang tua khawatir dengan kesehatan mental anak mereka (51%), sementara ibu 50% lebih mungkin merasa karirnya terhambat karena anak. Sebanyak 43% “sandwich carers” (merawat anak dan orang tua lanjut usia) mempertimbangkan ganti kerja, dan 21% gunakan cuti sakit untuk urusan pengasuhan. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas dan retensi karyawan secara signifikan.
Perusahaan bisa tawarkan fleksibilitas kerja, backup childcare, atau konseling mental untuk kurangi beban. Orang tua disarankan prioritaskan batas kerja, delegasikan tugas rumah, dan cari komunitas support untuk keseimbangan hidup.