
Kerusuhan suporter pecah usai Derby Mataram PSIM Yogyakarta vs Persis Solo di Stadion Sultan Agung Bantul pada 5 Februari 2026, dengan bentrokan di titik Pingit, Ngabean, dan Lempuyangan Yogyakarta.
Laga berakhir imbang; bus suporter Persis serempet konvoi PSIM di Pingit pukul 21.00, picu kejar-kejaran, lempar batu, hingga rusak bus/minibus Persis; polisi evakuasi dan siagakan 341 personel, situasi kondusif tanpa korban jiwa.
Polda DIY dan Polres Bantul kuasai situasi, bantah hoaks korban meninggal; rapat pra-laga batasi suporter tamu.