
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sepanjang sejarah Indonesia tidak pernah gagal membayar utang negara, bahkan setiap rezim selalu menghormati kewajiban pemerintahan sebelumnya.
Konteks Pidato
Pernyataan disampaikan Prabowo saat pidato di World Economic Forum (WEF) Davos 2026 pada 22 Januari 2026, soroti komitmen fiskal di tengah target utang baru Rp832,2 triliun untuk tutup defisit APBN 2026.
Respons Ekonomi
Meski Prabowo klaim rekam jejak sempurna, ekonom soroti risiko 2026 akibat beban bunga utang naik dan debt service ratio 47% di 2025, dengan pengeluaran pokok minus Rp180 triliun.