
Presiden Prabowo Subianto klaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberdayakan ekonomi melalui penciptaan 1,5 juta lapangan kerja langsung via 30 ribu dapur produksi, plus efek berganda pada UMKM, petani, dan rantai pasok lokal.
Hingga Januari 2026, MBG libatkan 61 ribu UMKM, serap 600 ribu pekerja (target 1,5 juta puncak), tingkatkan konsumsi desa dan daya beli masyarakat; efisiensi APBN Rp300 T alihkan ke MBG dorong growth 6% Q1 2026.
Riset CELIOS (Des 2025) tunjuk lapangan kerja MBG terbatas dan tak merata, hanya 36% responden rasakan tambahan pekerjaan; pakar sarankan imbangi dengan kebijakan lain agar dampak inklusif.