
Musaus Pigai, aktivis HAM, menyalahkan masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) atas tragedi bunuh diri siswa SD di NTT, menilai kegagalan sistemik dalam penanganan kemiskinan dan akses pendidikan jadi akar masalah.
Pigai sebut masyarakat acap abaikan tanda bahaya keluarga miskin seperti korban, sementara pemda gagal validasi data bansos DTKS sehingga anak putus asa akibat tak mampu beli alat tulis dasar.
Kasus ini alarm nasional soal disparitas ekonomi NTT, dengan tuntutan evaluasi serupa dari gubernur lokal agar presiden tak “tahu duluan”.