
Pemerintah China semakin intensif menangkap pemimpin-pemimpin gereja bawah tanah (rumah tangga) sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026, termasuk pendeta Gereja Zion Jin Mingri dan jemaat di 10 kota besar.
Gelombang Penangkapan
Januari 2026, 9 pemimpin Gereja Perjanjian Hujan Awal ditangkap di Chengdu, sementara Gereja Yayang Wenzhou dirobohkan otoritas. Desember 2025, 100 anggota Yayang ditahan, dan Oktober 2025, 30 pemimpin Zion dicidik di Beijing-Shanghai dengan tuduhan “aktivitas ilegal” dan “takhayul”.
Kebijakan Xi Jinping
Partai Komunis perketat UU Agama 2018 untuk sinisasi gereja, tuntut daftar resmi ke negara. Gereja bawah tanah tolak kontrol ideologis, jadi target “penyisiran sistematis” via undang-undang baru batasi ibadah daring dan pertemuan kecil.
Respons Internasional
AS desak bebaskan 30 pemimpin Zion, Human Rights Watch sebut strategi intimidasi ekonomi. Gereja Zion kini hibrida daring, tapi Open Doors prediksi penindasan nasional bertambah.