
Parama Hansa Abhipraya, anak berusia 7 tahun asal Bojonegoro, Jawa Timur, memang meraih prestasi gemilang dengan memenangkan 2nd Place Silver Trophy pada kompetisi piano Golden Lion Singapore 2026.
Kompetisi ini berlangsung 6-8 Februari 2026 di Singapura, diselenggarakan oleh International Musicians Association Singapore (IMASG) bersama Federation of International Music Organizer (FIMO), dengan venue utama di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) dan School of the Arts (SOTA). Parama tampil di kategori anak-anak, membawakan repertoar melebihi grade kemampuannya dan dinilai tinggi pada akurasi, teknik, serta ekspresi musikal (skor Silver: 85-89 poin).
Sebelumnya, Parama dikenal sebagai juara matematika dunia (World Star Champion) dan pianis cilik yang juara 1 Rhapsodie Indonesia Piano Competition (RIPC) 2025, lolos seleksi nasional FIMO untuk wakili Indonesia. CEO FIMO Andy Ujang sebut ini bukti bakat anak Indonesia komplit di sains dan seni.
Prestasi ini dapat sambutan hangat dari KBRI Singapura dan media lokal, soroti potensi generasi muda Indonesia di panggung global. Ia bagian delegasi Indonesia yang dikurasi ketat, tunjukkan kurasi FIMO efektif jaring talenta.