
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah mundur dari keanggotaan Board of Peace, inisiatif Donald Trump untuk perdamaian Gaza yang melibatkan PM Israel Netanyahu tanpa perwakilan Palestina, dianggap tidak berpihak dan berpotensi neokolonial.
MUI melalui Wakil Ketua Umum KH Cholil Nafis dan Ketua Bidang Luar Negeri Prof Sudarnoto Abdul Hakim kritik BoP sebagai “perdamaian semu” yang abaikan status Palestina sebagai bangsa terjajah; Presiden Prabowo tanda tangan keanggotaan di WEF Davos 22 Januari 2026 meski ada iuran.
Mensesneg Prasetyo Hadi di Rakornas Sentul 2 Februari 2026 sebut pemerintah hormati aspirasi MUI dan akan dialog untuk jelaskan urgensi bergabung demi suarakan kemerdekaan Palestina di meja perundingan internasional.