
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan perempuan untuk waspada terhadap pria perokok, menyebutnya sebagai “red flag” besar karena dampaknya tidak hanya pada perokok itu sendiri, tapi juga pada pasangan melalui paparan asap rokok secara langsung dan residu. Ia menekankan bahwa rokok bukan urusan pribadi semata, melainkan ancaman kesehatan bagi orang terdekat.
Paparan asap rokok meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker serviks hingga 40% lebih tinggi pada perempuan, karena residu rokok menempel di udara, pakaian, rambut, dan kulit, menjadikan perempuan sebagai perokok pasif atau thirdhand smoker. Dua jenis kanker ini berkembang cepat, mengganggu aktivitas harian, dan berpotensi mengancam nyawa.
Budi mendorong perempuan memprioritaskan kesehatan diri dengan menghindari pasangan perokok serta memanfaatkan layanan deteksi dini gratis di Puskesmas, seperti USG dan tes HPV DNA. Ia juga mengajak orang tua menanamkan kesadaran ini sejak dini kepada anak perempuan.