Selasa, 3 November 2026
Masuk
Berita

Matahari Buatan China Mampu Menyamai Matahari Asli

China mencatat terobosan penting dalam pengembangan energi masa depan setelah berhasil menembus batas densitas plasma yang selama ini dianggap mustahil pada reaktor fusi nuklir Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), atau yang dikenal sebagai “matahari…

China mencatat terobosan penting dalam pengembangan energi masa depan setelah berhasil menembus batas densitas plasma yang selama ini dianggap mustahil pada reaktor fusi nuklir Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), atau yang dikenal sebagai “matahari buatan”.

Pencapaian tersebut diperoleh melalui serangkaian eksperimen terbaru yang hasilnya dipublikasikan pada awal 2026. Dalam eksperimen itu, para peneliti berhasil menjaga stabilitas plasma pada tingkat 1,3 hingga 1,65 kali di atas batas Greenwald tradisional, sebuah ambang batas yang selama ini menjadi rujukan utama dalam riset fusi nuklir.

Keberhasilan ini dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan energi bersih di masa depan. Fusi nuklir digadang-gadang sebagai sumber energi berkelanjutan yang tidak menghasilkan emisi karbon maupun limbah radioaktif berumur panjang, sehingga berpotensi menjadi solusi atas krisis energi dan perubahan iklim global.

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.