
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap seruan boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Alasan Blatter
Blatter sebut situasi keamanan AS tak kondusif akibat kerusuhan domestik seperti penembakan agen ICE di Minneapolis dan kebijakan deportasi Trump; dukung pengacara Swiss Mark Pieth yang sarankan fans “jauhi AS” demi hindari risiko hukum/deportasi.
Konteks Boikot
Seruan ini muncul pasca insiden Alex Pretti dan kritik pejabat DFB Jerman; Blatter (89) sampaikan via Twitter Senin (26/1/2026), pertanyakan kelayakan AS sebagai tuan rumah utama turnamen Juni-Juli.