Komika Pandji Pragiwaksono diperiksa Bareskrim Polri pada 2 Februari 2026 terkait dugaan ujaran kebencian berbasis SARA dalam materi stand-up comedy tahun 2013 yang menyinggung adat Toraja.
Aliansi Pemuda Toraja laporkan Pandji ke Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim atas materi komedi lama yang viral ulang; pemeriksaan pertama sebagai saksi terlapor berlangsung 6 jam dengan 48 pertanyaan, bukan terkait Mens Rea Netflix. Kasus naik ke tahap penyidikan.
Pandji hadir setelah dua panggilan sebelumnya absen karena di luar negeri; pengacara Haris Azhar konfirmasi pemeriksaan fokus video stand-up spesifik.