
Leo Sandra Margaretha, penerjemah WNA berusia 48 tahun di PN Denpasar, Bali, telah mendampingi puluhan terdakwa asing dalam kasus berat seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan pedofilia selama lebih dari 10 tahun.
Sandra selalu berdoa sebelum sidang agar terjemahannya tepat, mengingat nasib terdakwa bergantung padanya; kasus pedofilia WN Australia Robert Ellis (2016, 18 korban anak) paling traumatis hingga masuk mimpi.
Lulusan bahasa Inggris yang kuliah tambahan hukum ini hafal istilah peradilan, tangani dakwaan cepat sambil jawab pertanyaan terdakwa; anggap dirinya “jembatan” tanpa judge pribadi.