
Roby Tremonti, seorang aktor Indonesia, dikaitkan dengan kontroversi buku memoar Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth karya Aurelie Moeremans yang viral sejak Januari 2026. Publik menduga ia sebagai sosok “Roby” atau “Bobby” dalam cerita, yang digambarkan sebagai pelaku child grooming terhadap Aurelie saat berusia 15 tahun di Belgia, melibatkan manipulasi emosional, kekerasan, dan kontrol. Roby merespons dengan unggahan Instagram tentang risiko hukum penggunaan tokoh fiktif yang bisa dikenali publik, memicu perdebatan lebih luas soal privasi dan tuduhan tersebut.
Isi Buku
Buku ini menceritakan pengalaman traumatis Aurelie sebagai remaja yang terjebak hubungan toksik dengan pria dewasa, awalnya manis tapi berubah jadi pelecehan verbal, fisik, dan seksual. Nama dan detail disamarkan, tapi kesamaan ciri memicu spekulasi publik terhadap Roby Tremonti.
Respons Roby
Roby Tremonti membagikan info hukum dari AI Gemini soal pidana penulis yang pakai tokoh fiktif tapi identifiable, sebagai “sharing pengetahuan” tanpa konfirmasi langsung tuduhan.
Dampak Viral
Kontroversi ini membuka diskusi tentang child grooming di Indonesia, dengan buku independen Aurelie jadi sorotan meski ada tuduhan pencemaran nama baik dari pihak terkait.