Gimah, perempuan paruh baya berusia 55 tahun dari Dusun Gemukmas, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi viral di media sosial karena keluh kesahnya tentang hidup di kawasan rawan erupsi Gunung Semeru. Video wawancara dari akun TikTok @tni_in_action yang diunggah sejak awal Januari 2026 telah ditonton jutaan kali, di mana ia polos meminta agar gunung “dipindahkan” agar aman dari erupsi berulang setiap empat tahun.
Gimah mengeluh soal dampak erupsi Semeru seperti awan panas, hujan abu, dan lahar yang kerap melanda desanya, termasuk pasca-erupsi November 2025. Ia bercanda usul tutup kawah pakai semen dari seluruh Indonesia atau pindah gunungnya, sambil sebut Bu Indah (Bupati Lumajang). Pernyataan spontan dengan logat Jawa Timur ini campur aduk tawa dan keprihatinan netizen.
Video capai 1,7 juta tayang dan 31 ribu share, netizen bilang “lucu tapi nyesek” karena gambarkan nasib warga bertahan di zona bencana. Banyak yang prihatin atas kondisi rawan, kontras guyonan polosnya.
TNI dari Korem 083/Baladhika Jaya bangun tanggul penahan lahar di Sungai Besuk Kobokan untuk cegah luapan ke permukiman. Kasus ini ingatkan penting relokasi dan bantuan berkelanjutan bagi warga Semeru.
Video: TikTok/tni_in_action